Palangka Raya, Nusa Borneo – Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting diseluruh tingkatan wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dr. Jeanny Yola Winokan, MAP menggencarkan program BAAS untuk 100 anak stunting dan anak resiko stunting melalui Gerebek Stunting di 2 Kab/Kota yaitu Kota Palangkaraya dan Kab. Katingan sekaligus Sosialisasi Kegiatan BKB dan KIE Program 1000HPK untuk mempersiapkan SDM unggul dan berkualitas menjadi Generasi Emas di tahun 2045.
Sekaitan dengan hal ini walaupun dalam suasana hari libur kantor Ibu dr. Jeanny beserta jajaran (Penangungjawab Satgas Stunting dr. M.Fitryanto Leksono, M.Si, Satgas Provinsi) mengadakan kegiatan Sosialisasi Pemenuhan kebutuhan protein hewani dengan mengkonsumsi telur bagi anak Baduta yang dirangkai dengan penyerahan bantuan berupa beras dan telur bagi peserta yang berasal dari keluarga risiko stunting dan secara rutin akan berganti menu berikutnya Ikan dan susu di sesuaikan dengan kebutuhan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan berkunjung ke rumah anak stunting dan keluarga risiko stunting di komplek Mendawai Kota Palangka Raya dan di kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan sekaligus diserahkan bantuan berupa beras dan telur yang sumber biaya pembelian bahan berasal dari sumbangan mandiri pimpinan dan jajaran Perwakilan BKKBN Prov. Klateng sebagai BAAS untuk 100 orang anak (20/5/23)
Dalam sambutan kegiatan di dua ( 2 ) tempat yang berbeda yaitu di komplek Medawai Kecamatan Jekan Raya dan Kecamatan Katingan Hilir Ibu dr. Jeanny menjelaskan “Sebagai upaya pencegahan stunting pada anak, maka masa asupan gizi pada Seribu Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) harus benar-benar terpenuhi yaitu pada masa kehamilan 270 hr dan setelah melahirkan hingga anak berusia 2 tahun selama 730 hr karena jika ada masalah kesehatan selama 1000 HPK maka akan menghambat tumbuh kembang anak dan bisa berpotensi ke arah stunting oleh karena itu perlu pengasuhan ibu yg benar termasuk pengunaan air yang layak air minum dan jamban sehat.Ungkap Ibu dr. Jeanny.
Lebih lanjut dr.Jeanny menjelaskan “ Walaupun bantuan ini sangat kecil namun diharapkan akan berdampak luar biasa dalam penurunan stunting maupun pencegahan stunting khususnya di Kecamatan Jekan Raya Kota Palangkaraya dan Kecamatan Katingan Hilir Kab. Katingan. Bantuan ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan selama enam 6 bulan dan akan dipantau progresnya melalui antopometri dalam setiap bulan akan dilakukan pengukuran tinggi dan berat badan anak oleh petugas posyandu utk memantau tumbuh kembang anak tsb.
Turut hadir dalam kegiatan, Kadis Dalduk dan KB Kota Palangka Raya Drs. Sahdin Hasan beserta jajaran dan Dalduk KB Kab. yang diwakili Sekdis Dalduk KB Kab. Katingan.(red)
PERSIAPKAN GENERASI EMAS 2045, BKKBN KALTENG ADAKAN GEREBEK STUNTING













