Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Jalan Cilik Riwut Km 2, Gang Pahlawan RT 03 RW 19, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Rabu (11/3/2026) sore. Peristiwa tersebut menghanguskan empat unit rumah kayu dan satu rumah lainnya terdampak jilatan api.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar saat melihat kepulan asap tebal keluar dari rumah milik Sunarti (60). Saat kejadian, Sunarti yang diketahui dalam kondisi stroke sedang duduk di depan rumah tetangga yang tidak jauh dari kediamannya, sementara cucunya bermain di sekitar lokasi.
Melihat asap yang semakin tebal, warga bersama Ketua RT setempat langsung berupaya mengecek sumber asap dengan mendobrak pintu rumah. Namun saat masuk ke dalam rumah, api sudah membesar dan berasal dari dalam kamar, tepatnya di bagian kasur atau tilam tempat tidur.
Warga sempat berusaha memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya, namun kobaran api dengan cepat membesar sehingga upaya pemadaman tidak sebanding. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, sejumlah armada pemadam kebakaran baik dari pemerintah maupun relawan berdatangan ke lokasi. Personel Sabhara Polda Kalimantan Tengah serta unsur terkait lainnya juga turut membantu proses pemadaman di kawasan yang didominasi bangunan kayu tersebut.
Kepala Operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DISDAMKARMAT) Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan kebakaran menghanguskan empat unit rumah kayu dan satu rumah lainnya terdampak pada bagian dinding yang sempat menghitam akibat jilatan api.
“Lokasi kebakaran berada di Jalan Cilik Riwut Km 2, belakang Bengkel DIANI. Ada empat rumah kayu yang terbakar dan satu rumah terdampak, namun berhasil diselamatkan sehingga tidak sampai terbakar seluruhnya,” ujar Sucipto.
Empat rumah yang terbakar masing-masing milik Sunarti (60), Rimin, Teguh yang merupakan rumah kosong, serta Alfandi. Sementara satu rumah milik Sarien hanya terdampak pada bagian dinding.
Berdasarkan data Dinas Damkarmat Kota Palangka Raya, kejadian tersebut berdampak kepada lima kepala keluarga dengan total 14 jiwa. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Dugaan sementara, kebakaran berasal dari obat nyamuk bakar yang merembet ke kasur di dalam kamar rumah Sunarti saat pemilik rumah sedang membersihkan sampah di luar rumah. Namun penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari tim Inafis.
Petugas pemadam kebakaran menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.03 WIB dan tiba di lokasi dalam waktu sekitar lima menit. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.50 WIB setelah proses pemadaman berlangsung hampir satu jam.
Kerugian akibat peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta. Saat ini petugas masih melakukan pendataan lanjutan terhadap para korban terdampak. (red/am)













