Palangka Raya, Nusaborneo.com – Sebuah rumah warga di Jalan Karanggan III, Palangka Raya, hangus dilalap api saat ditinggal pemiliknya beribadah, Minggu (05/04/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari atap rumah permanen tersebut. Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian bangunan. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan isi rumah, termasuk perabotan seperti kursi, kasur, televisi, hingga barang berharga lainnya.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) bersama relawan pemadam kebakaran Kota Palangka Raya yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman. Mereka memanfaatkan sumber air dari parit di sekitar permukiman untuk menjinakkan kobaran api.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan. Meski demikian, proses pendinginan terus dilakukan guna mencegah munculnya titik api baru.
Kepala Seksi Operasi Dinas Damkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, menyampaikan bahwa saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya tengah beribadah di gereja.
“Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat membesar karena sebagian material rumah mudah terbakar,” ujarnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seluruh harta benda di dalam rumah nyaris tak terselamatkan, dengan total kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara itu, pihak Polresta Palangka Raya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran. (red/am)













