Palangka Raya, Nusaborneo.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya (BEM FKIP UPR) menggelar Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) 2026 sebagai bagian dari proses penguatan kapasitas dan regenerasi kepemimpinan mahasiswa di lingkungan kampus.
Kegiatan yang berlangsung di Palangka Raya pada 23 Mei 2026 itu diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis, disiplin organisasi, serta kesiapan menghadapi tantangan kepemimpinan di masa depan.
Gubernur BEM FKIP UPR, Helisman Telaumbanua, mengatakan LKMM-TD bukan hanya agenda formal kaderisasi mahasiswa, melainkan ruang pembinaan karakter dan pengembangan kemampuan manajerial peserta.
Menurut dia, mahasiswa saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bekerja dalam tim, menyampaikan ide secara konstruktif, dan memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial maupun pendidikan.
“Mahasiswa perlu dibentuk agar mampu berpikir strategis, memiliki keberanian menyampaikan gagasan, dan siap mengambil peran di tengah masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/5/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan LKMM-TD 2026 memiliki sejumlah fokus utama, di antaranya membangun kedisiplinan, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta menanamkan kemampuan manajemen waktu dalam kehidupan organisasi maupun akademik.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk mendorong lahirnya mahasiswa yang kritis dan mampu menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan kampus dan masyarakat.
Helisman menilai proses kaderisasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi kemahasiswaan. Menurutnya, organisasi yang kuat lahir melalui proses pembinaan yang berlangsung secara konsisten dan berjenjang.
“Regenerasi organisasi tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang untuk membentuk kader yang memiliki integritas, kemampuan intelektual, dan semangat kolektif,” katanya.
Melalui LKMM-TD 2026, BEM FKIP UPR berharap muncul generasi mahasiswa yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kesiapan menjadi pemimpin di masa mendatang. (red)













