Bantul, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara melakukan kunjungan kaji tiru ke Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (6/8/2026). Kunjungan dipimpin Wakil Bupati Barito Utara, Felix Soenadi Y. Tingan, untuk mempelajari berbagai inovasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang diterapkan Pemkab Bantul.
Rombongan Pemkab Barito Utara diterima langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam kesempatan itu, Felix membacakan sambutan tertulis Bupati Barito Utara Shalahuddin. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan sekaligus menegaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antardaerah.
“Kami ingin memperoleh wawasan, pengetahuan, pengalaman, serta pembelajaran secara langsung mengenai berbagai kebijakan, strategi, inovasi, dan langkah implementasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bantul,” ujar Felix.
Menurutnya, hasil kaji tiru tidak akan diterapkan secara mentah di Barito Utara. Seluruh pengalaman yang diperoleh akan disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, serta kemampuan daerah.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi referensi dalam menyusun kebijakan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperbaiki tata kelola pemerintahan, sekaligus mendorong lahirnya berbagai inovasi baru di Kabupaten Barito Utara.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memaparkan sejumlah program unggulan yang dijalankan pemerintah daerahnya. Ia menjelaskan Kabupaten Bantul memiliki luas wilayah sekitar 506 kilometer persegi dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa yang tersebar di 17 kapanewon, 75 kalurahan, dan 933 pedukuhan.
Abdul Halim juga menyoroti program edukasi pranikah yang digelar bekerja sama dengan Kementerian Agama sebagai upaya menekan angka perceraian. Program tersebut memberikan pembekalan kepada calon pengantin selama kurang lebih tiga bulan guna meningkatkan kesiapan mental, finansial, dan pemahaman mengenai kehidupan berkeluarga.
Selain itu, Pemkab Bantul juga memaparkan strategi pengelolaan sampah yang dilakukan secara terpadu sebagai salah satu solusi dalam mengatasi persoalan lingkungan di wilayahnya.
Melalui kunjungan ini, Pemkab Barito Utara berharap dapat mengadopsi berbagai praktik baik yang telah diterapkan Kabupaten Bantul guna mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (red/ar)













