Tamiyang Layang, Nusaborneo.com – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Barito Timur, Melly Novita Indra Gunawan, memimpin kegiatan pemberian makanan tambahan untuk percepatan penurunan stunting di Desa Janah Jari, Kecamatan Awang, pada Selasa (14/11).
Melly Novita Indra Gunawan menegaskan bahwa pemberian makanan tambahan bukan hanya sebagai upaya konkret mengatasi stunting, tetapi juga sebagai wujud kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
“Pentingnya kerjasama ini karena penurunan stunting memerlukan dukungan bersama dan pemahaman peran ibu-ibu dalam menciptakan lingkungan yang mendukung optimalnya pertumbuhan anak-anak,” ujar Melly.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga melibatkan pendampingan dan edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan seimbang dan gizi bagi pertumbuhan anak-anak.
Melly Novita Indra Gunawan berharap program percepatan penurunan stunting dapat optimal di Kecamatan Awang, dengan Pokja IV PKK kecamatan aktif melibatkan ibu-ibu dalam sosialisasi pola makan seimbang, pencegahan stunting, dan perawatan anak yang baik.
“Serta pemantauan berkala terhadap pertumbuhan anak-anak dan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan,” tambahnya.
Dalam konteks data prevalensi stunting dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023, Kabupaten Barito Timur masih mencatat angka 22,85%, sedangkan target nasional di tahun 2024 adalah 14%. Untuk Kecamatan Awang sendiri, data Aksi Bangda Kemendagri mencatat masih terdapat 31 balita stunting.
Melly Novita Indra Gunawan mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk Pemerintah Kecamatan Awang, untuk bersama-sama mencapai hasil positif dan berkesinambungan dalam upaya menumbuhkan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.(pr)













