Palangka Raya, Nusaborneo.com – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani laporan warga. Dalam satu hari, Senin (06/04/2026), petugas berhasil mengevakuasi dua ekor ular piton dari lokasi berbeda yang dinilai meresahkan masyarakat.
Evakuasi pertama dilakukan oleh Regu 3 di sebuah warung makan milik warga di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Jalan Ranying Suring, Kota Palangka Raya. Seekor ular piton dengan panjang sekitar 1,3 meter dan diameter tiga per empat inci ditemukan bersembunyi di balik wajan teflon. Petugas dengan sigap mengamankan ular tersebut tanpa menimbulkan korban.
Selang beberapa jam kemudian, tim kembali menerima laporan dari warga di kawasan Jalan Tjilik Riwut Km 2, sekitar area Karaoke Happy Puppy. Laporan tersebut menyebutkan adanya ular piton berukuran besar yang memangsa seekor kucing peliharaan warga.
Menurut Kepala Seksi Operasi Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Sucipto, kejadian bermula saat pelapor hendak memberi makan ternak ayam di samping dapur rumahnya. Tiba-tiba terdengar suara kucing berteriak dari celah sempit di antara dua dinding beton rumah dengan jarak sekitar 8 sentimeter.
“Setelah dicek, terlihat ular piton sedang melilit kucing di dalam celah tembok. Karena tidak berani mengevakuasi sendiri, warga langsung melapor kepada kami,” ujar Sucipto.
Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung melakukan evakuasi di ruang yang sempit dan sulit dijangkau. Proses evakuasi berlangsung cukup menantang dan memakan waktu sekitar 45 menit.
Ular piton sepanjang kurang lebih 3,5 meter dengan diameter sekitar 3 inci itu akhirnya berhasil diamankan dan dimasukkan ke dalam karung. Selanjutnya, ular tersebut dilepasliarkan ke habitat alami yang jauh dari permukiman warga guna menghindari potensi gangguan serupa.
Aksi evakuasi tersebut turut menjadi perhatian warga sekitar yang menyaksikan langsung proses penanganan di lokasi. Keberhasilan tim dalam mengevakuasi dua ular piton dalam sehari mendapat apresiasi dari masyarakat, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap satwa liar di lingkungan permukiman. (red)













