Kalimantan SelatanPeristiwa

Bupati Tanah Laut Turun Langsung ke Lokasi Banjir, Status Siaga Resmi Diberlakukan

×

Bupati Tanah Laut Turun Langsung ke Lokasi Banjir, Status Siaga Resmi Diberlakukan

Sebarkan artikel ini

Pelaihari, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menetapkan status Siaga Banjir menyusul meluasnya genangan air di sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi dalam dua pekan terakhir. Penetapan status siaga tersebut dilakukan setelah Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto, meninjau langsung lokasi terdampak banjir pada Jumat (2/1/2026).

Didampingi Komandan Kodim 1009/TLA Letkol Inf Adhy Irawan, jajaran BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP dan Damkar, serta Camat Kurau, Bupati menyusuri sejumlah desa yang terdampak cukup parah, di antaranya Desa Handil Negara dan Desa Kali Besar di Kecamatan Kurau, serta Desa Handil Birayang Bawah di Kecamatan Bumi Makmur.

Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya memantau kondisi banjir, tetapi juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap bencana yang terjadi.

Rahmat Trianto menjelaskan, meningkatnya debit air sungai yang menyebabkan banjir dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dan berlangsung cukup lama. Berdasarkan data sementara, sekitar 2.498 kepala keluarga di Kecamatan Bumi Makmur, Kurau, Pelaihari, dan beberapa kecamatan lain terdampak langsung oleh banjir tersebut.

“Melihat kondisi di lapangan, kami menetapkan status siaga banjir terhitung mulai 2 Januari hingga 14 Januari 2026. Pemerintah daerah telah menyiapkan posko siaga, dapur umum, serta logistik pendukung untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi,” ujar Bupati.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan serta aktif melaporkan perkembangan kondisi di lingkungan masing-masing kepada relawan maupun BPBD guna mempercepat penanganan.

Sebagai langkah tanggap darurat, Dinas Sosial Tanah Laut telah mendirikan dapur umum sementara yang dipusatkan di Kantor Dinsos Tala. Selain itu, Polres Tanah Laut turut membuka dapur umum di Polsek Kurau, dengan kapasitas penyaluran sekitar 250 hingga 300 paket makanan siap saji per hari bagi warga terdampak banjir.

Pemerintah Kabupaten Tanah Laut memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan meningkatkan koordinasi lintas instansi demi menjamin keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat selama masa siaga banjir berlangsung. (red/foto: ist)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *