Korban diketahui bernama Riyan Maulana (26), warga Jalan Badak XXI, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya. Ia mengalami luka berat akibat benturan keras dan dinyatakan meninggal sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan informasi dari Satlantas Polresta Palangka Raya, kecelakaan bermula saat dump truk Isuzu Elf warna putih bernomor polisi DA 8457 PL yang dikemudikan Achmad Fatoni (52) melaju dari arah Kalampangan menuju pusat Kota Palangka Raya dalam kondisi normal.
Saat tiba di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi KH 3840 YT yang dikendarai korban. Diduga sepeda motor tersebut tiba-tiba melebar ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan.
“Pengendara sepeda motor diduga mengambil jalur kanan sehingga terjadi tabrakan frontal. Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, mewakili Kasatlantas AKP Egidio Sumilat.
Benturan keras tak terelakkan. Sepeda motor korban mengalami kerusakan parah, sementara bagian depan dump truk juga tampak ringsek akibat benturan tersebut.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Tak lama berselang, personel Satlantas Polresta Palangka Raya bersama tim PJR Polda Kalteng dan relawan ambulans tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat diamankan sebagai barang bukti guna kepentingan penyelidikan.
Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelelahan, kelalaian pengendara, maupun kondisi teknis kendaraan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi secara menyeluruh,” tegas Ipda Amat.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan menjaga konsentrasi saat berkendara, khususnya di jalur Trans yang memiliki arus lalu lintas cukup padat dan didominasi kendaraan besar. (red/jn)













