Muara Teweh, Nusaborneo.com – Kalangan DPRD Barito Utara mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam melakukan evaluasi terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran tahun berjalan.
Anggota DPRD Barito Utara, Nurul Anwar, mengatakan percepatan penyerapan anggaran perlu menjadi perhatian serius agar program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, evaluasi yang dilakukan Bupati Barito Utara merupakan langkah penting untuk memastikan pelaksanaan APBD tetap berada pada jalur target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Serapan anggaran yang rendah harus segera dibenahi. Program pembangunan jangan sampai tertunda karena masyarakat menunggu realisasi kegiatan yang sudah direncanakan,” kata Nurul Anwar di Muara Teweh, Senin (18/5/2026).
Ia menilai keterlambatan realisasi anggaran tidak hanya berdampak pada pelaksanaan proyek pemerintah, tetapi juga memengaruhi perputaran ekonomi daerah, terutama bagi pelaku usaha kecil yang ikut terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan koordinasi internal serta mempercepat proses administrasi dan pelaksanaan kegiatan di lapangan agar tidak terjadi penumpukan realisasi anggaran pada akhir tahun.
Nurul Anwar juga mengapresiasi perhatian Bupati Barito Utara, Shalahuddin, yang sebelumnya menyoroti masih adanya OPD dengan tingkat penyerapan rendah dan deviasi minus cukup tinggi saat apel gabungan lingkup pemerintah daerah.
“Evaluasi ini diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh OPD untuk bekerja lebih maksimal sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai sesuai harapan,” pungkasnya. (red/at)













