Palangka Raya, Nusaborneo.com – Untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sejalan dengan arahan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, ternyata masuk salah satu program pembinaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satu program tersebut, yakni menjandi unggulan yang saat ini tengah dijalankan oleh Rutan Palangka Raya terhadap WBP, adalah ternak ayam petelur.
Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan warga binaan agar lebih siap beradaptasi dengan kehidupan bermasyarakat setelah selesai menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Palangka Raya, Bambang Widiyanto, menyampaikan bahwa program ternak ayam petelur ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan praktis, tetapi juga melatih warga binaan dalam mengelola usaha mandiri.
“Program ini kami rancang agar warga binaan tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengelola ternak, mulai dari perawatan hingga pengelolaan hasil produksi,” ujar Bambang, pada Senin (16/12).
Dalam program ini, warga binaan dilibatkan secara aktif, mulai dari merawat ayam, memastikan kebersihan kandang, hingga memanen telur yang dihasilkan. Hasil dari ternak ayam petelur ini sebagian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal Rutan, dan sebagian lainnya dijual untuk mendukung keberlanjutan program.
“Dengan adanya program unggulan seperti ini, Rutan Palangka Raya berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi warga binaan, tidak hanya selama masa pembinaan, tetapi juga untuk kehidupan mereka di masa depan,” pungkas Bambang Widiyanto. (red)













