Balikpapan, Nusaborneo.com – Suasana hangat terasa di Platinum Hotel and Convention Hall, Balikpapan, saat para kepala daerah se-Kalimantan berkumpul dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026, Selasa (5/5/2026). Di antara mereka, hadir Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran.
Acara yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini bukan sekadar seremoni penghargaan. Lebih dari itu, forum ini menjadi ruang refleksi bagi pemerintah daerah untuk melihat sejauh mana kebijakan yang dibuat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sejumlah indikator menjadi sorotan, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi, menekan angka pengangguran, hingga upaya mengurangi kemiskinan dan stunting. Inovasi dalam pembiayaan daerah juga ikut menjadi penilaian penting.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang hadir langsung menegaskan, peran pemerintah pusat tetap krusial dalam menjaga arah pembangunan daerah. Ia mengingatkan bahwa sistem yang berjalan di Indonesia bukan otonomi penuh, melainkan semi desentralisasi.
“Pemerintah pusat tetap memiliki fungsi pembinaan dan pengawasan agar kebijakan daerah selaras dengan program nasional,” ujar Tito dalam sambutannya.
Di sisi lain, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait membawa pesan optimisme. Ia menyoroti upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan renovasi rumah rakyat sebagai langkah konkret meningkatkan kesejahteraan.
Menurutnya, program bedah rumah kini diperluas, ditambah dengan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan berbunga rendah yang diharapkan bisa menggerakkan sektor konstruksi hingga pelaku UMKM.
“Ini bukan hanya soal rumah, tapi juga bagaimana ekonomi daerah ikut bergerak,” kata Maruarar.
Bagi para kepala daerah yang hadir, termasuk Gubernur Kalteng, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa capaian kinerja bukan sekadar angka di laporan, melainkan tentang dampak nyata yang dirasakan masyarakat sehari-hari. (Red)













