DPRD Palangka Raya

Komisi III DPRD Palangka Raya Dorong Percepatan Pembangunan Fasilitas Publik dan Pendidikan

×

Komisi III DPRD Palangka Raya Dorong Percepatan Pembangunan Fasilitas Publik dan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Komisi III DPRD Kota Palangka Raya di dampingi kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani, saat melakukan kunjungan ke salah satu pembangunan sekolah, saat reses. (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Jati Asmoro mendorong percepatan sejumlah proyek strategis daerah yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan. Dorongan ini disampaikan usai melakukan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi pembangunan pada masa reses.

“Salah satu proyek yang menjadi perhatian utama adalah pembangunan Puskesmas Menteng Tilung, yang saat ini progres fisiknya telah mencapai sekitar 62 persen,” ucapnya Selasa (21/10/2025).

Dalam hal ini mengingatkan Dinas Kesehatan agar mempercepat penyelesaian pekerjaan, karena batas waktu proyek ini hingga 29 Desember 2025. Harapannya seluruh fasilitas dapat rampung tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan oleh masyarakat,”tambahnya.

Selain itu, Komisi III juga meninjau pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SDN Kalibata, yang menjadi salah satu proyek strategis Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. Hingga saat ini, progres pembangunan mencapai sekitar 45 persen.

“Kami berharap Dinas Pendidikan dapat mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Targetnya pada 11 Desember 2025 pembangunan sudah selesai dan bisa digunakan,”lanjutnya.

Tidak hanya itu kunjungan juga dilakukan ke lokasi pembangunan Posyandu Mayang Sejahtera di Kelurahan Langkai yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB).

“Pembangunan Posyandu ini penting untuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Kami harap proyek bisa selesai sesuai jadwal,”tuturnya.

Selain menyoroti pembangunan fisik, Komisi III juga mengunjungi SMP Negeri 2 Palangka Raya untuk meninjau kondisi tenaga pendidik dan sarana belajar. Berdasarkan hasil kunjungan, di Smp 2 kekurangan tenaga pengajar guru Agama, Matematika, PPKN, Tenaga Perpustakaan, Dan Bimbingan Konseling, akibat adanya sejumlah guru yang memasuki masa pensiun.

“Kami berharap Dinas Pendidikan segera mengisi kekosongan tenaga pendidik agar proses belajar mengajar tidak terganggu, tidak hanya itu dalam hal ini juga menyoroti kondisi infrastruktur sekolah, terutama bagian atap lantai dua yang mulai melengkung dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa,”urainya.

Dalam hal ini meminta agar dilakukan evaluasi dan rehabilitasi segera. Jangan sampai terjadi hal-hal yang membahayakan anak-anak dan tenaga pengajar.

“Komisi III DPRD Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan percepatan pembangunan fasilitas publik yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Kami akan terus mendorong agar seluruh proyek pelayanan publik ini berjalan sesuai target, tepat mutu, dan tepat waktu demi kesejahteraan warga Palangka Raya,” pungkasnya. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *