Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Murung Raya (Mura), Warnita Heriyus, bersama Ketua Pokja Bunda PAUD Mura, Dina Maulidah Rahmanto, menghadiri sekaligus membuka kegiatan sosialisasi dan advokasi pentingnya PAUD sebagai investasi bangsa. Acara berlangsung di Aula Kantor Desa Konut, Kecamatan Tanah Siang, Selasa (19/8/2025).
Dalam arahannya, Warnita menegaskan bahwa program wajib belajar 13 tahun di Kabupaten Murung Raya mencakup satu tahun pendidikan pra-sekolah. Menurutnya, langkah ini strategis untuk mempersiapkan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
“Pendidikan anak usia dini tidak hanya tentang belajar, tetapi juga membentuk karakter, moral, dan keterampilan sosial sejak dini. Inilah yang menjadi investasi besar bagi masa depan bangsa,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke TK Negeri Bukit Nyumbung, di mana Bunda PAUD Mura meninjau langsung proses pembelajaran, fasilitas, serta interaksi guru dan peserta didik. Selain itu, rombongan juga mengunjungi warga Desa Konut yang sakit dan kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ketua Pokja Bunda PAUD, Dina Maulidah Rahmanto, menambahkan bahwa keberhasilan PAUD tidak hanya bergantung pada tenaga pendidik, melainkan juga peran aktif orang tua dan masyarakat.
“Kami berharap sinergi semua pihak terus berjalan sehingga program wajib belajar 13 tahun dapat tercapai dengan baik,” pungkasnya.(red)













