Palangka Raya, Nusaborneo.com – Warga Jalan Raflesia, kawasan Tjilik Riwut KM 11, Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, digemparkan oleh penemuan seorang pria yang ditemukan tak bernyawa di dalam bangunan bengkel pada Sabtu pagi (10/1/2026).
Korban pertama kali diketahui sekitar pukul 05.50 WIB oleh warga sekitar. Saat ditemukan, pria tersebut berada di atas tempat tidur dalam kondisi bersimbah darah. Peristiwa itu kemudian segera dilaporkan ke aparat kepolisian.
Petugas dari Polresta Palangka Raya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari hasil pengamatan awal, korban ditemukan dalam posisi telentang tanpa mengenakan pakaian bagian atas, hanya memakai celana pendek berwarna cokelat.
Pada tubuh korban terlihat sejumlah luka serius, terutama di bagian dada dan perut. Luka tersebut diduga menjadi penyebab utama keluarnya darah dalam jumlah banyak hingga membasahi kasur serta lantai di sekitar lokasi.
Selain itu, kondisi ruangan tampak tidak rapi dengan bercak darah yang berceceran serta tumpukan pakaian yang berserakan. Situasi tersebut memperkuat dugaan adanya aksi kekerasan sebelum korban meninggal dunia.
Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Palangka Raya, Iptu Helmie Hamdani, yang memimpin langsung olah TKP awal menyampaikan bahwa pihaknya menduga kuat peristiwa tersebut merupakan tindak pidana pembunuhan.
“Dari kondisi korban yang mengalami banyak luka terbuka dan kehilangan banyak darah, sementara ini kami menduga kuat adanya unsur pembunuhan. Tim Inafis masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengidentifikasi luka serta mengumpulkan barang bukti,” jelasnya di lokasi.
Usai dilakukan pemeriksaan awal, jenazah korban dievakuasi oleh Tim ERP dan Rescue LazisMU menuju RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya guna dilakukan autopsi demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, polisi telah memasang garis polisi di sekitar bangunan yang juga difungsikan sebagai bengkel tersebut. Aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor kepada pihak berwajib. (Red/jn)













