Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Empat program nawacita Presiden RI yang masuk ke Kabupaten Murung Raya (Mura) yakni Sekolah Rakyat, makan bergizi gratis, pembangunan 3 juta rumah, serta koperasi desa merah putih.
Untuk program Sekolah Rakyat, Murung Raya terpilih sebagai salah satu lokasi, tepatnya di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang. Sekolah Rakyat ini nantinya akan terdiri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Khusus program Sekolah Rakyat, pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan lahan, pembebasan lahan hingga penetapan lokasi,” kata Bupati Mura, Heriyus, melalui Wakil Bupati Rahmanto Muhidin, Kamis (3/7/2025).
Rahmanto menjelaskan, pada tahap awal Pemkab Murung Raya telah membeli lahan seluas kurang lebih 7 hektare di Desa Karali. Saat ini proses balik nama kepemilikan lahan tersebut sedang berjalan.
Setelah tahapan penyelesaian lahan, pemerintah daerah akan mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat melalui Kementerian Sosial.
“Sekolah Rakyat ini tidak hanya terdiri dari SD, SMP, hingga SMA, tetapi juga dilengkapi dengan bangunan asrama serta peralatan pendukung lainnya. Untuk pembangunannya akan dibiayai langsung oleh pemerintah pusat,” terangnya.
Selain lokasi pembangunan, Pemkab Murung Raya juga diberi kewenangan menyiapkan tenaga pengajar dan melakukan rekrutmen calon siswa-siswi. Peserta didik yang akan diterima diprioritaskan dari kategori keluarga tidak mampu, kemiskinan ekstrem, maupun anak yatim piatu.
Rahmanto menegaskan, pada 2025 Pemkab menargetkan penyelesaian seluruh urusan lahan serta pengiriman proposal ke Kementerian Sosial. Dengan begitu, pada tahun 2026 pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Mura bisa mulai direalisasikan.
“Target kami, 2025 selesai masalah lahan dan proposal, agar tahun berikutnya pembangunan fisiknya bisa dimulai,” pungkasnya.(red)













