Palangka Raya, Nusaborneo.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) resmi menutup rangkaian Seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026. Dari 76 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, sebanyak 56 orang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat.
Penutupan seleksi berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat (8/5/2026). Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 peserta ditetapkan sebagai calon Paskibraka Provinsi Kalimantan Tengah 2026.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi.
Ia menyebut proses seleksi berjalan lancar berkat kerja sama panitia, tim penilai, hingga tenaga kesehatan yang turut mendampingi para peserta selama tahapan berlangsung.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga rangkaian seleksi dapat berjalan baik,” ujarnya.
Linae juga memberikan semangat kepada peserta yang berhasil lolos tingkat provinsi dan akan melaju ke seleksi nasional. Menurutnya, kesempatan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar untuk membawa nama Kalimantan Tengah di tingkat pusat.
Selain itu, ia meminta peserta yang belum terpilih agar tidak berkecil hati. Sebab, mereka tetap memiliki kesempatan menjalankan tugas sebagai Paskibraka di kabupaten dan kota masing-masing.
“Menjadi pengibar bendera di daerah juga merupakan kehormatan besar dan membutuhkan dedikasi serta disiplin tinggi,” katanya.
Dalam seleksi tersebut, panitia juga menetapkan tiga pasang putra-putri terbaik untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka tingkat pusat. Nantinya, satu pasang akan dipilih menjadi wakil Kalimantan Tengah di tingkat nasional, sementara dua pasang lainnya kembali bertugas di tingkat provinsi.
Para calon Paskibraka tingkat provinsi dijadwalkan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan di Kota Palangka Raya pada Agustus 2026 mendatang.
Kegiatan penutupan turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Darliansjah, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tim penilai, hingga para pendamping peserta. (red/am)













