Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan menggelar pelatihan berbasis kompetensi untuk calon tenaga kerja. Program ini resmi dibuka Bupati Mura Heriyus pada kegiatan pelepasan peserta pelatihan Security Gada Pratama dan pelatihan operator alat berat di halaman Kantor Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Mura, Senin (14/7/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
“Pelatihan ini hendaknya dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja. Tujuannya agar mereka terampil, mandiri, kompeten, produktif, serta memiliki daya saing, sehingga mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Heriyus.
Heriyus menambahkan, program peningkatan SDM ini sejalan dengan visi misi kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati untuk lima tahun ke depan. Ia menegaskan pelatihan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan, sesuai dengan potensi unggulan daerah dan kebutuhan pasar kerja yang semakin dinamis.
Sementara itu, Kepala Distransnaker Mura, Lily Evrina, melaporkan bahwa pelatihan operator alat berat dilaksanakan di dua lokasi, yakni LPK Kelua Mandiri Kabupaten Tabalong yang diikuti 32 peserta selama 15 hari, serta di CV Kuat Perkasa Abadi Kabupaten Tabalong dengan 12 peserta selama 20 hari. Total peserta pelatihan operator alat berat berjumlah 44 orang.
Sedangkan untuk pendidikan dasar Satpam (Diksar Satpam Gada Pratama), kegiatan dilaksanakan di PT Prima Sekuriti Indonesia Kota Palangka Raya dengan jumlah peserta 15 orang selama 10 hari.
“Tujuan pelatihan ini adalah membekali peserta agar memiliki keterampilan sebagai operator alat berat maupun satpam gada pratama, sehingga memiliki daya saing sesuai visi misi Kabupaten Murung Raya menuju Mura Hebat dan Mura Emas 2030,” jelas Lily.
Ia menambahkan, pelatihan peningkatan kompetensi ini diharapkan mampu mempersiapkan calon tenaga kerja yang belum terserap dunia kerja karena keterbatasan keterampilan, sekaligus mengurangi angka pengangguran terbuka di Murung Raya. (red)













