Kasongan, Nusaborneo.com – Aksi cepat dan penuh kepedulian kembali ditunjukkan para relawan pemadam kebakaran dari Kota Palangka Raya. Sebanyak 12 tim damkar swasta bergerak lintas daerah untuk membantu memadamkan kebakaran besar yang melanda Komplek Pasar Kasongan, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Minggu (25/1/2026) malam.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.21 WIB itu sempat menimbulkan kepanikan warga. Lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk dengan bangunan yang sebagian besar berbahan kayu dan semi permanen, sehingga api cepat membesar dan berpotensi merembet ke area sekitar.
Melihat kondisi tersebut, bantuan dari daerah tetangga pun dikerahkan. Relawan dari Palangka Raya tanpa ragu menempuh perjalanan antar kabupaten demi mempercepat proses pemadaman dan mencegah dampak yang lebih luas.
Ketua Forum Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya melalui Sekretarisnya, Dede Septa Jaya, menyampaikan bahwa keterlibatan relawan sepenuhnya didorong oleh panggilan kemanusiaan. Menurutnya, batas administratif tidak menjadi penghalang ketika keselamatan masyarakat dipertaruhkan.
“Sebanyak 12 tim relawan langsung bergerak menuju Kasongan pada malam kejadian. Ini bentuk solidaritas dan kepedulian sesama, meskipun lokasi berada di luar wilayah tugas kami,” ujar Dede, Senin (26/1/2026).
Sejumlah unit yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Emergency Response Palangka Raya, Rescue LazisMU Kalteng, serta personel Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah yang menurunkan satu unit fire truck berkapasitas 5.000 liter dan peralatan portabel. Selain itu, jajaran BPK swasta seperti BPK Hiu Putih, Putra Pahandut, JRM, Wisata Jaya, BSF, Seth Adji, PKCM, Berkat Usaha, Laskar Pahandut, hingga BPK Muhajirin Pasar Kahayan turut ambil bagian.
Kepala Bagian Operasi ERP Palangka Raya, Yustinus Exaudi, menjelaskan bahwa setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pengaturan strategi. Upaya utama difokuskan pada lokalisasi api agar tidak meluas ke permukiman warga yang lebih padat.
“Dengan kondisi bangunan yang didominasi kayu, risiko penjalaran api sangat tinggi. Tim melakukan pemadaman intensif sekaligus penyekatan agar kebakaran bisa dikendalikan,” jelasnya.
Meski harus menempuh perjalanan sekitar 45 menit di tengah malam, koordinasi antar relawan dan instansi berjalan efektif. Forum Pemadam Kebakaran Palangka Raya pun memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Sinergi antara relawan damkar swasta, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, serta Dinas Damkar Kabupaten Katingan menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana. Semangat kebersamaan para relawan ini menegaskan bahwa kepedulian dan kemanusiaan mampu melampaui batas wilayah demi keselamatan masyarakat. (red/jn)













