Palangka Raya, Nusaborneo.com – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sutik menilai perkembangan sistem pembayaran digital saat ini memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi sehari-hari. Penggunaan layanan seperti QRIS, dompet digital, hingga mobile banking dinilai semakin praktis dan efisien.
“Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihindari. Masyarakat perlu mengikuti perubahan agar tidak tertinggal, termasuk dalam penggunaan sistem pembayaran digital,” katanya, Sabtu (9/5/2026).
Namun demikian, ia mengingatkan agar penggunaan transaksi non tunai tidak sepenuhnya menggantikan pembayaran tunai. Menurutnya, masih banyak masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia, yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital dalam bertransaksi.
“Tidak semua masyarakat langsung memahami penggunaan aplikasi digital. Lansia misalnya, masih banyak yang merasa kesulitan menggunakan pembayaran elektronik,” ujarnya.
Karena itu, Sutik meminta para pelaku usaha tetap menyediakan layanan pembayaran tunai demi memberikan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Digitalisasi memang penting, tetapi pilihan pembayaran tunai juga harus tetap ada agar masyarakat bisa memilih sesuai kebutuhan dan kemampuannya,” tegasnya.
Ia berharap transformasi digital di sektor pembayaran tetap berjalan seimbang tanpa mengabaikan masyarakat yang belum sepenuhnya akrab dengan teknologi. (red/yd)













