DPRD Kalteng

Tongkat Estafet Sekda Kalteng Berpindah, Harapan Baru untuk Pelayanan Publik

×

Tongkat Estafet Sekda Kalteng Berpindah, Harapan Baru untuk Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono, SE.

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti momen pergantian kepemimpinan di lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Di tengah dinamika pemerintahan, estafet jabatan Sekda kini resmi berpindah, membawa semangat baru sekaligus penghormatan atas dedikasi yang telah ditorehkan.

Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Purdiono, menyampaikan ucapan selamat kepada Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah yang baru dilantik. Ia berharap kehadiran pemimpin baru dapat semakin memperkuat kinerja birokrasi dan pelayanan kepada masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada Ibu Linae Victoria Aden. Jabatan ini merupakan amanah besar yang membutuhkan dedikasi, integritas, dan komitmen untuk melayani masyarakat Kalimantan Tengah dengan sepenuh hati,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Tak hanya itu, legislator dari Partai Golkar tersebut juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Leonard S. Ampung yang telah menuntaskan masa pengabdiannya sebagai Aparatur Sipil Negara per 1 April 2026. Menurutnya, kontribusi selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda telah memberikan warna tersendiri dalam perjalanan pemerintahan daerah.

“Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Bapak Leonard S. Ampung. Semoga segala yang telah dilakukan menjadi amal baik dan inspirasi bagi generasi ASN berikutnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi melantik Linae Victoria Aden sebagai Pj Sekda dalam prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan yang berlangsung di Istana Isen Mulang, rumah jabatan gubernur, Selasa (31/03/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/71/2026 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Linae yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, kini resmi mengemban tugas baru terhitung mulai 1 April 2026.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif, melainkan motor penggerak roda pemerintahan.

“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, kerja keras, dan keikhlasan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Pergantian ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari kesinambungan pengabdian. Di satu sisi, ada penghormatan atas perjalanan panjang seorang abdi negara yang memasuki masa purna tugas. Di sisi lain, tumbuh harapan baru pada sosok pemimpin yang kini dipercaya mengemban tanggung jawab besar.

Di tengah harapan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin baik, momen ini menjadi pengingat bahwa birokrasi bukan hanya soal struktur, tetapi juga tentang manusia, dedikasi, dan semangat melayani. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *