Pemkab Mura

Usai MTQ XI Murung Raya, Semangat Kebersamaan Diharapkan Tetap Terjaga

×

Usai MTQ XI Murung Raya, Semangat Kebersamaan Diharapkan Tetap Terjaga

Sebarkan artikel ini
FOTO BERSAMA: Bupati Murung Raya Heriyus bersama Wakil Bupati Rahmanto Muhidin saat menghadiri penutupan MTQ XI Tingkat Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 di Kelurahan Muara Laung I, Kecamatan Laung Tuhup, Sabtu (26/9/2026) malam. (ist)

Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Suasana kebersamaan terasa hingga penghujung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI Tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Muara Laung I, Kecamatan Laung Tuhup, itu resmi ditutup Bupati Murung Raya Heriyus pada Sabtu (26/9/2026) malam.

Bagi Heriyus, keberhasilan MTQ bukan semata-mata ditandai dengan selesainya seluruh rangkaian perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Heriyus menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia, dewan hakim dan juri, peserta, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), pemerintah kecamatan, Forkopimcam, hingga masyarakat Muara Laung.

Menurut dia, dukungan dan keterlibatan masyarakat turut menciptakan suasana MTQ yang aman, tertib dan lancar.

“Keberhasilan pelaksanaan MTQ tidak hanya terlihat dari terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan, tetapi juga dari semangat kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat,” kata Heriyus dalam sambutannya.

Kepada peserta yang berhasil meraih prestasi, Heriyus menyampaikan ucapan selamat.

Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai sebuah kemenangan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Para pemenang juga diminta mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQ tingkat Provinsi.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, Heriyus meminta agar tidak berkecil hati.

Menurut dia, setiap pengalaman dalam perlombaan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kemampuan pada kesempatan berikutnya.

“Teruslah berlatih, memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.

Heriyus berharap MTQ tidak hanya dipandang sebagai ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an.

Lebih jauh, nilai-nilai yang terkandung di dalam Al-Qur’an diharapkan dapat dipahami, dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan begitu, MTQ diharapkan ikut membentuk akhlak sekaligus memperkuat kehidupan religius masyarakat Murung Raya.

Harapan serupa disampaikan Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin.

Ia mengatakan semangat kebersamaan yang tumbuh selama pelaksanaan MTQ perlu terus dipelihara meski kegiatan telah berakhir.

Salah satunya melalui silaturahmi, kesalehan sosial dan sikap saling menghormati antarumat beragama.

“Semangat kebersamaan yang tumbuh selama MTQ hendaknya terus dipelihara melalui silaturahmi, kesalehan sosial dan toleransi antarumat beragama,” kata Rahmanto.

Menurut dia, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan harmonis.

Dengan berakhirnya MTQ XI Murung Raya, Rahmanto berharap seluruh rangkaian kegiatan meninggalkan semangat baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas umat.

Ia juga berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah di Murung Raya. (red/lk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *