Pemprov Kalteng

Wagub Kalteng Dorong Sinergi Pergunu dan JKSN Jaga Harmoni Bangsa

×

Wagub Kalteng Dorong Sinergi Pergunu dan JKSN Jaga Harmoni Bangsa

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat menghadiri pelantikan PW Pergunu dan PW JKSN Kalimantan Tengah, Kamis (29/1/2026).

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo menekankan pentingnya persatuan dan peran strategis organisasi keagamaan dalam menjaga harmoni sosial saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PW Pergunu) dan Pengurus Wilayah Jaringan Kiai Santri Nasional (PW JKSN) Kalimantan Tengah, Kamis (29/1/2026).

Acara pelantikan yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah tersebut dihadiri para tokoh agama, pendidik, serta pengurus organisasi keagamaan dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menyampaikan bahwa guru-guru Nahdlatul Ulama memiliki posisi penting sebagai penjaga nilai moral, keilmuan, dan kebangsaan di tengah derasnya arus perubahan zaman. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

“Guru NU harus mampu menjadi teladan, menguasai teknologi, sekaligus menanamkan nilai keislaman, toleransi, dan semangat kebangsaan kepada peserta didik,” ujarnya.

Wagub juga menyoroti peran kiai dan ulama yang dinilai masih sangat dibutuhkan masyarakat sebagai penyejuk dan perekat persatuan. Keberadaan mereka diharapkan dapat mencegah munculnya perpecahan serta memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan sosial.

Ia mengingatkan agar organisasi Pergunu dan JKSN dijalankan sebagai ruang pengabdian kolektif, bukan sarana kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Organisasi harus menjadi wadah perjuangan bersama. Rawat persatuan, jaga kekompakan, dan hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Edy Pratowo turut menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sejumlah program prioritas, di antaranya program Satu Keluarga Satu Sarjana serta Kartu Huma Betang yang akan mulai direalisasikan pada Februari mendatang.

Program-program tersebut, lanjutnya, diarahkan untuk mendukung sektor pendidikan, penguatan UMKM, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Ia berharap seluruh elemen, termasuk organisasi keagamaan, dapat berperan aktif mendukung keberhasilan program tersebut.

“Kami membutuhkan sinergi semua pihak agar program pemerintah benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *