Kalimantan SelatanPeristiwa

Delapan Rumah Warga di Pandahan Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Rumah Penderita ODGJ

×

Delapan Rumah Warga di Pandahan Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Rumah Penderita ODGJ

Sebarkan artikel ini
ISTIMEWA

Pelaihari, Nusaborneo.com – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Senin (13/10/2025) dini hari. Sedikitnya delapan rumah terdampak dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WITA tersebut. Api diduga berasal dari rumah seorang warga yang menderita gangguan kejiwaan (ODGJ).

Kepala Desa Pandahan, Alpian Taurus, mengatakan saat kejadian dirinya sempat terlelap di rumah yang berjarak hanya dua rumah dari lokasi awal api muncul. Ia mengaku terbangun setelah mendengar warga berteriak dan menggedor pintu rumahnya.

“Saat saya keluar, api sudah membesar dan melahap tiga rumah di pinggir Jalan Ahmad Yani,” ujar Alpian kepada wartawan, Senin pagi.

Proses pemadaman melibatkan Unit Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Posko Tambang Ulang dan Bati-Bati, serta dibantu sejumlah relawan pemadam dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.

Berdasarkan data aparatur Desa Pandahan, kebakaran tersebut menghanguskan lima rumah rusak berat, satu rumah rusak 70 persen, dan dua rumah rusak 30 persen. Total ada 20 jiwa dari delapan kepala keluarga yang terdampak akibat musibah ini.

Adapun rumah-rumah warga yang terdampak adalah:

  1. Abdullah (2 KK)
  2. Sanul/H. Hasan (1 KK)
  3. Rusmiati (1 KK)
  4. Sahril (1 KK)
  5. Asyad (1 KK)
  6. Bulhani (terbakar 20%) (1 KK)
  7. Limatu (terbakar 20%) (1 KK)
  8. Basran (1 KK)

Petugas dari Polsek Bati-Bati dan Koramil Bati-Bati telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara api bermula dari rumah warga penderita ODGJ.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Aparat desa bersama pihak terkait tengah melakukan pendataan dan penyaluran bantuan bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *