Peristiwa

Cuaca Buruk Terjang Palangka Raya, Belasan Pohon Tua Tumbang dan Lumpuhkan Jalan

×

Cuaca Buruk Terjang Palangka Raya, Belasan Pohon Tua Tumbang dan Lumpuhkan Jalan

Sebarkan artikel ini
salah satu pohon tumbang di Kota Palangka Raya akibat cuaca ekstrem. (jn)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (18/12/2025) sore. Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sedikitnya 13 pohon berukuran besar tumbang dan menutup sejumlah ruas jalan utama, sehingga aktivitas lalu lintas sempat terganggu.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.25 WIB. Sejumlah saksi mata menyebutkan angin bertiup cukup kuat bersamaan dengan hujan lebat yang turun dalam waktu singkat, mengakibatkan pohon-pohon tua tak mampu menahan terpaan angin.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, pohon tumbang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari jalur penghubung antarkawasan hingga kawasan permukiman dan perkantoran. Beberapa ruas vital yang terdampak antara lain Jalan Cilik Riwut Km 21 kawasan Marang, Jalan RTA Milono, dan Jalan Ir. Soekarno.

Selain itu, kejadian serupa juga dilaporkan di kawasan hunian dan perkantoran seperti Jalan MH Thamrin, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Antang, hingga Jalan Pangeran Samudra. Sementara di titik lainnya, pohon tumbang tercatat di Jalan Tenggaring 1, Jalan Kerinci, Jalan Simpei Karuhei, Jalan Belibis, Jalan Pal 2 Cilik Riwut, serta Jalan Setadji.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan seluruh personel begitu menerima laporan dari masyarakat. Petugas diterjunkan dengan peralatan lengkap untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menutup badan jalan.

“Dalam waktu hampir bersamaan kami menerima laporan dari 13 titik. Cuaca hari ini memang sangat ekstrem. Prioritas kami adalah membuka akses jalan yang tertutup agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujar Hendrikus saat dikonfirmasi.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat potensi cuaca buruk masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, maupun bangunan yang rawan roboh saat hujan disertai angin kencang.

Hingga sore hari, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan relawan masih melakukan pembersihan di sejumlah lokasi terdampak. Belum ada laporan korban jiwa, sementara kerugian materiil, termasuk kerusakan fasilitas umum dan jaringan listrik, masih dalam proses pendataan. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *