Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, serta Plt. Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Suyuti Syamsul, Agustiar menyisir ruang IGD, poliklinik, hingga ruang rawat inap. Ia berbincang langsung dengan perawat, mahasiswa keperawatan, dan tenaga medis lainnya untuk memastikan kualitas layanan tidak diabaikan.
“Pelayanan lambat atau setengah hati tidak boleh ada di sini. Kita berbicara tentang nyawa manusia. Semua pasien berhak mendapatkan layanan maksimal,” ujar Agustiar dengan tegas.
Gubernur juga menyoroti pentingnya disiplin, kecepatan, dan empati sebagai standar dalam setiap tindakan medis. Sidak ini dianggapnya sebagai pengingat bagi jajaran rumah sakit agar selalu menjaga profesionalisme, terutama sebagai rumah sakit rujukan utama di Kalimantan Tengah.
Suyuti Syamsul, Plt. Direktur RSUD, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti masukan gubernur dengan memperketat pengawasan layanan dan memastikan seluruh staf berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.
Agustiar menutup kunjungan dengan menekankan bahwa pelayanan kesehatan bukan sekadar rutinitas, tetapi tanggung jawab moral untuk menyelamatkan setiap nyawa yang datang. (red)













