Pemprov Kalteng

Harapan Baru dari Latsar CPNS, Pemprov Kalteng Tekankan ASN yang Humanis dan Berintegritas

×

Harapan Baru dari Latsar CPNS, Pemprov Kalteng Tekankan ASN yang Humanis dan Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani serahkan piagam penghargaan kepada salah satu peserta Latsar, berlangsung di Aula BPSDM Kalteng, Palangka Raya pada Jumat (10/04/2026). (ist)

Palangka Raya, Nusantara.com – Suasana haru dan penuh harapan menyelimuti penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (10/4/2026). Di balik seremoni tersebut, terselip pesan mendalam tentang makna menjadi pelayan masyarakat.

Asisten Administrasi Umum Setda Kalteng, Sunarti, hadir mewakili Gubernur untuk menutup kegiatan yang berlangsung di Aula BPSDM Kalteng.

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Sunarti mengatakan, para peserta diingatkan bahwa perjalanan mereka sebagai CPNS bukan sekadar soal status atau pekerjaan, melainkan tentang panggilan untuk melayani. Latsar disebut sebagai titik awal pembentukan jati diri ASN yang tidak hanya cakap bekerja, tetapi juga memiliki empati dan integritas.

“Bukan sekadar menjadi pegawai, tetapi menjadi pelayan publik yang siap menghadapi tantangan,” ujarnya.

Di tengah perubahan zaman yang bergerak cepat, birokrasi dituntut lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sendiri tengah mendorong transformasi, mulai dari digitalisasi layanan hingga penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.

Namun lebih dari itu, para lulusan Latsar diharapkan membawa semangat baru di tempat tugas masing-masing, tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi berani memperbaiki sistem dan menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Nilai-nilai dasar seperti sikap santun, pola pikir terbuka, karakter kuat, serta keterampilan yang terus diasah menjadi bekal penting bagi generasi ASN masa depan Kalteng.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kalteng, Nunu Andriani, melaporkan sebanyak 280 peserta dari Kabupaten Katingan, Lamandau, dan Seruyan dinyatakan lulus. Mereka kini bersiap kembali ke daerah masing-masing, membawa harapan baru sebagai wajah birokrasi yang lebih manusiawi.

Penutupan ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan panjang untuk mengabdi, membangun Kalimantan Tengah dengan hati, menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045. (Red/am)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *