DPRD KaltengNews

Satkar Ulama Kalteng Bagikan Daging Kurban, Tekankan Nilai Kepedulian Sosial

×

Satkar Ulama Kalteng Bagikan Daging Kurban, Tekankan Nilai Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini
Ketua Satkar Ulama Kalteng sekaligus Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Sudarsono, saat menyerahkan daging kurban kepada warga, Sabtu (30/5/2026). (ist) 

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Satuan Karya Ulama Indonesia (Satkar Ulama) Kalimantan Tengah menggelar penyembelihan hewan kurban pada momentum Iduladha 1447 Hijriah di kediaman Ketua Satkar Ulama Kalteng, H. Sudarsono, Sabtu (30/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, organisasi sayap Partai Golkar itu menyembelih sapi kurban dan membagikan daging kepada masyarakat sekitar. Sejumlah pengurus organisasi, tokoh agama, kader, hingga warga tampak hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung penuh kebersamaan.

Sudarsono yang juga Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan tahunan, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurut dia, semangat pengorbanan yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran penting tentang keikhlasan, ketakwaan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Kurban bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menjadi pengingat agar manusia mampu mengendalikan sifat egois dan meningkatkan rasa peduli terhadap masyarakat sekitar,” kata Sudarsono di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pembagian daging kurban menjadi bentuk syukur sekaligus upaya mempererat hubungan antara ulama, organisasi, dan masyarakat.

Sudarsono berharap kegiatan tersebut dapat membawa manfaat bagi warga sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Kalimantan Tengah.

“Melalui momentum Iduladha ini kami ingin terus menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua,” ujarnya.

Menurut Sudarsono, nilai kebersamaan dan solidaritas sosial penting dijaga di tengah berbagai tantangan kehidupan masyarakat saat ini. Karena itu, ibadah kurban dinilai memiliki dimensi sosial yang besar dalam membantu warga yang membutuhkan.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan semangat Iduladha sebagai penguat persatuan dan toleransi antarsesama. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *