Palangka Raya, Nusaborneo.com – Tim Relawan BPK Kamboja Palangka Raya membantu mengevakuasi dua batang pohon yang tumbang di belakang bangunan milik warga di Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Senin (6/7/2026).
Dua pohon yang dievakuasi terdiri atas satu batang pohon kelapa yang menimpa area parkir serta satu batang pohon kelapa sawit yang tumbang akibat kondisi tanah gambut yang menjadi lokasi tumbuhnya pohon. Dengan ketinggian pohon mencapai sekitar 12 meter, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko terhadap bangunan maupun warga di sekitar lokasi.
Evakuasi berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Dalam proses tersebut, tim menggunakan lima unit mesin gergaji, yakni tiga mesin senso berukuran besar, satu mesin Senso Stihl 70, serta satu mesin senso dahan (senso panjang) untuk memotong batang dan ranting pohon secara bertahap.
Berkat kerja sama seluruh personel, proses evakuasi dapat diselesaikan dengan aman dan lancar tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan tambahan.
Inspektur Ahli Muda Kebakaran BPK Kamboja, Sucipto, mengatakan bahwa kehadiran relawan merupakan bentuk kepedulian dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kejadian tersebut.
“Kami selalu berupaya hadir untuk membantu mengatasi kesulitan warga. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, sehingga penanganan dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keamanan personel maupun lingkungan sekitar,” ujar Sucipto.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pohon-pohon berukuran besar yang tumbuh di atas lahan gambut, terutama saat kondisi cuaca ekstrem. Menurutnya, struktur tanah gambut yang cenderung lunak dapat meningkatkan risiko pohon tumbang apabila akar tidak lagi mampu menopang beban pohon.
BPK Kamboja berharap masyarakat segera melaporkan apabila menemukan pohon yang berpotensi membahayakan agar penanganan dapat dilakukan lebih dini dan risiko terhadap keselamatan warga dapat diminimalkan. (red/am)













