Pulang Pisau, Nusaborneo.com – Sebanyak 137 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Tahun Anggaran 2026 resmi memulai langkah baru dalam perjalanan pengabdian mereka sebagai anggota Bhayangkara.
Pendidikan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dalam upacara yang berlangsung di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Tengah, Desa Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (20/7/2026) pagi.
Ratusan siswa yang mengikuti pendidikan ini nantinya akan ditempa menjadi personel Polri berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Mereka terdiri dari 76 siswa asal Kalimantan Tengah dan 61 siswa dari Kalimantan Selatan.
Bagi para siswa, hari itu menjadi awal dari perjalanan panjang yang tidak hanya menguji kemampuan fisik dan mental, tetapi juga membentuk karakter sebagai pelayan masyarakat.
Dalam amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri yang dibacakan Kapolda Kalteng, para siswa diingatkan bahwa kesempatan mengikuti pendidikan ini merupakan hasil dari perjuangan panjang setelah berhasil melewati rangkaian seleksi.
“Saudara merupakan putra-putri terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar untuk mengikuti pendidikan di lembaga ini. Oleh karena itu, jalani pendidikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kapolda saat membacakan amanat Kalemdiklat Polri.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 mengusung semangat membangun keutamaan pendidikan Polri yang berbasis moral dan literasi.
Hal itu menjadi bagian dari upaya mencetak personel Polri yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis kepolisian, tetapi juga mempunyai integritas, kepedulian sosial, serta pemahaman terhadap berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.
Kapolda Kalteng mengatakan, pesan tersebut memiliki makna penting bahwa pendidikan Polri bukan sekadar membentuk anggota yang tangguh secara fisik dan profesional, melainkan juga membangun pribadi Bhayangkara yang menjunjung nilai moral dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Seorang anggota Polri harus memiliki kematangan berpikir, memahami perkembangan lingkungan strategis, serta siap mendukung berbagai program pemerintah,” kata Kapolda.
Sementara itu, Kepala SPN Polda Kalimantan Tengah turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa yang telah resmi memulai pendidikan.
Ia berpesan agar para siswa menjalani setiap tahapan pendidikan dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan disiplin.
“Jalani pendidikan di SPN Polda Kalimantan Tengah dengan penuh semangat, rasa tanggung jawab, dan disiplin yang tinggi agar kelak menjadi anggota Polri yang berintegritas serta siap menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.
Dengan dimulainya pendidikan ini, 137 siswa tersebut kini memasuki fase pembentukan diri sebagai calon anggota Polri. Mereka akan menjalani berbagai pelatihan dan pembinaan sebelum nantinya kembali ke tengah masyarakat dengan membawa amanah sebagai pelindung dan pelayan publik. (red)













