Puruk Cahu, Nusaborneo.com – Bupati Murung Raya, Heriyus, membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, Selasa (11/11/2025).
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Murung Raya ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan dan profesionalitas para pengurus koperasi desa agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi digital dan tantangan pengelolaan usaha modern.
Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Roy Chahyadi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, dengan peserta berasal dari berbagai desa dan kelurahan di wilayah Murung Raya.
Bupati Heriyus dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menilai koperasi memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat pedesaan dan menjadi wadah penting dalam membangun semangat gotong royong di bidang ekonomi.
“Koperasi bukan hanya lembaga ekonomi, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat. Melalui koperasi yang sehat dan dikelola profesional, kesejahteraan anggota dan masyarakat akan meningkat,” ujar Bupati Heriyus.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan koperasi, baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendampingan manajerial, maupun pengembangan sistem digitalisasi koperasi.
“Kita ingin koperasi di Murung Raya tidak hanya bertambah jumlahnya, tetapi juga memiliki daya saing, transparansi, dan inovasi yang kuat agar mampu bertahan di era ekonomi modern,” tegasnya.
Melalui pelatihan ini, Bupati berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola koperasi dan memperluas jaringan usaha di tingkat desa dan kelurahan.
“Semoga pelatihan ini memberi manfaat nyata bagi pengurus koperasi untuk meningkatkan profesionalisme dan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat,” tutup Heriyus. (red/lk)













