Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Senyum dan harapan kembali coba ditumbuhkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menyerahkan bantuan kepada delapan warga yang terdampak kebakaran permukiman. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, Senin (14/9/2026).
Bantuan diberikan kepada warga yang terdampak tiga peristiwa kebakaran di Kecamatan Kapuas Murung dan Kecamatan Selat.
Total bantuan uang tunai yang disalurkan mencapai Rp 163,7 juta. Nilai bantuan yang diterima setiap warga berbeda, disesuaikan dengan tingkat kerusakan akibat kebakaran.
Selain uang tunai, pemerintah daerah juga menyerahkan paket sembako untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama menjalani masa pemulihan.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami musibah dan kehilangan tempat tinggal maupun harta benda akibat kebakaran,” ujar Wiyatno.
Salah satu kebakaran terjadi pada Jumat (31/7/2026) di RT 03, Desa Manggala Permai, Kecamatan Kapuas Murung.
Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Jalan Nusa Indah Nomor 01, RT 31/RW 04, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat.
Musibah kebakaran kembali terjadi pada Selasa (11/8/2026) di RT 07, Kelurahan Pulau Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung.
Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, tetapi juga membuat warga harus menghadapi masa sulit setelah kehilangan sebagian harta benda yang mereka miliki.
Karena itu, bantuan pemerintah diharapkan dapat menjadi penopang awal bagi warga untuk kembali menata kehidupan setelah musibah.
Wiyatno mengatakan pemerintah daerah akan terus berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya hadir dan memberikan perhatian kepada warga yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan dari pemerintah daerah ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah kebakaran,” katanya.
Pemkab Kapuas juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman.
Kepedulian dan kewaspadaan bersama dinilai penting agar kebakaran dapat dicegah dan risiko yang ditimbulkan tidak semakin besar. (red/hp)













