Palangka Raya, Nusaborneo.com – Program beasiswa yang diluncurkan Pemerintah Kota Palangka Raya tahun 2026 mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif. Meski demikian, DPRD menekankan pentingnya ketepatan sasaran agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menilai program beasiswa merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam memperluas akses pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya, tetapi juga menjadi sarana untuk membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat,”ucapnya, Rabu (8/4/2026).
Tantangan utama dalam pelaksanaan program tersebut adalah memastikan bantuan diberikan kepada penerima yang tepat serta dapat berjalan secara berkelanjutan.
“DPRD pada prinsipnya mendukung berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Namun, pengawasan tetap diperlukan agar pelaksanaannya tidak hanya bersifat administratif.
“Program ini harus benar-benar memberikan dampak nyata, bukan sekadar formalitas,” lanjutnya.
Selain beasiswa, juga menyoroti pelaksanaan Lomba Kampung Keren yang dinilai mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan. Kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi warga untuk berinovasi dan berperan aktif dalam menciptakan kawasan yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
“Jika dijalankan secara konsisten, program seperti ini bisa memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.
Di sisi lain, keberadaan fasilitas baru seperti aula Dinas Pendidikan juga dinilai penting dalam menunjang kinerja pemerintah di sektor pendidikan.
“Peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga harus didukung oleh infrastruktur yang memadai serta pelaksanaan program yang konsisten di lapangan,” ungkapnya. (red/yd)













