Uncategorized

Kapolda Kalteng Sapa 1.429 Siswa SMAN 1 Palangka Raya, Ingatkan Bahaya Hoaks hingga Judol

×

Kapolda Kalteng Sapa 1.429 Siswa SMAN 1 Palangka Raya, Ingatkan Bahaya Hoaks hingga Judol

Sebarkan artikel ini
Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., memberikan motivasi dan edukasi kepada 1.429 siswa SMA Negeri 1 Palangka Raya melalui program Polisi Peduli Pendidikan secara daring, Senin (2/11/2026). (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif. Pesan itulah yang disampaikan Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan saat memberikan motivasi kepada 1.429 siswa SMA Negeri 1 Palangka Raya.

Kegiatan yang dikemas melalui program ‘Polisi Peduli Pendidikan’ itu digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula Serba Guna Istana Isen Mulang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (2/11/2026) siang.

Di hadapan para pelajar, Irjen Iwan mengingatkan bahwa mereka merupakan generasi penerus yang kelak akan menentukan masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, masa muda harus diisi dengan kegiatan positif, belajar dengan tekun, serta membangun karakter yang kuat.

“Adik-adik adalah calon pemimpin masa depan. Kunci kesuksesan adalah disiplin, kerja keras, pantang menyerah, hormati orang tua dan guru, serta jangan pernah tinggalkan ibadah,” pesan Iwan.

Tak sekadar memberikan motivasi, Kapolda juga mengajak para siswa lebih waspada terhadap berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja saat ini. Mulai dari penyebaran berita bohong atau hoaks, judi online (judol), penyalahgunaan narkoba, hingga perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup untuk mengantarkan seseorang menuju kesuksesan. Para pelajar juga harus memiliki kedisiplinan, mampu mengambil keputusan yang tepat, serta tidak mudah terpengaruh lingkungan pergaulan yang dapat merugikan masa depan.

“Kalau ingin sukses, isi waktu dengan belajar, berbuat hal-hal positif, dan pilih lingkungan pergaulan yang baik untuk masa depan kalian,” ujarnya.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap penggunaan media sosial di kalangan remaja. Iwan mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya maupun ikut menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Dia juga meminta para pelajar berani menolak ajakan bermain judi online, mencoba narkoba, maupun melakukan tindakan perundungan terhadap teman sebaya.

“Katakan untuk setop penyebaran hoaks, menjauhi judi online dan narkoba yang merusak masa depan, serta stop bullying. Masa depan kalian masih panjang, jangan rusak dengan hal-hal yang tidak bermanfaat,” tegasnya.

Menariknya, kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan penyampaian materi satu arah. Pada sesi akhir, Kapolda membuka ruang dialog interaktif agar para siswa bisa menyampaikan langsung pertanyaan, keluhan, hingga aspirasi mereka.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polda Kalteng berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui pendampingan serta edukasi bagi generasi muda.

Sinergi dengan dunia pendidikan pun diharapkan terus terjalin untuk membangun generasi emas Kalimantan Tengah yang cerdas, berkarakter, dan mampu menjauhi berbagai pengaruh negatif. (red/yd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *