Pemkab Kapuas

Kapuas Berupaya Pertahankan Gelar Juara Umum di FSQ XII Kalteng

×

Kapuas Berupaya Pertahankan Gelar Juara Umum di FSQ XII Kalteng

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas, H. Suwarno Muriyat, melepas kafilah Kabupaten Kapuas yang akan mengikuti Festival Seni Qasidah (FSQ) XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 di Kuala Kapuas, Rabu, 14 Oktober 2026. (ist) 

Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Gelar juara umum Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah bukan sekadar prestasi bagi Kabupaten Kapuas. Gelar itu juga menjadi tanggung jawab yang kini dipikul para peserta yang akan kembali berlomba dalam FSQ XII tahun 2026.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Kapuas, H. Suwarno Muriyat, secara resmi melepas kafilah Kapuas di Pondok Kafilah Kabupaten Kapuas, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas, Rabu, 14 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Suwarno mengingatkan para peserta bahwa keberhasilan meraih juara umum pada FSQ sebelumnya harus menjadi penyemangat, bukan tekanan yang justru menghambat penampilan mereka.

Menurut dia, sejumlah peserta Kapuas bahkan telah membuktikan kemampuan hingga tingkat nasional. Pengalaman itu menjadi modal untuk menghadapi kompetisi tahun ini, terlebih Kapuas dipercaya menjadi tuan rumah FSQ XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

“Bagi kita semua, ini merupakan amanah sekaligus beban mental, baik bagi panitia maupun anak-anak yang berlomba. Kita bertanding di rumah sendiri dan memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan juara umum. Namun, saya ingatkan, yang paling penting adalah tunjukkan yang terbaik dan tampilkan kemampuan terbaik kalian,” kata Suwarno.

Bagi para peserta, persiapan menuju perlombaan bukan hanya soal menghafal materi atau menyempurnakan teknik penampilan. Mereka juga dituntut menjaga kepercayaan diri ketika tampil di hadapan dewan juri, terlebih saat membawa nama daerah sendiri.

Suwarno meminta para peserta mengingat kembali materi yang telah diajarkan pelatih dan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Ia juga mengingatkan pentingnya berdoa serta menyerahkan hasil perlombaan kepada Allah SWT.

“Percaya diri harus ditunjukkan. Apa yang sudah dilatih oleh para pelatih, diingat dan dipersiapkan mulai sekarang. Jangan lupa berdoa dan pasrahkan semuanya kepada Allah SWT. Kami akan senantiasa mendoakan agar kalian dapat memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Suwarno mengatakan, keberhasilan FSQ XII tidak hanya diukur dari jumlah penghargaan yang diraih kafilah Kapuas. Ada tiga target yang perlu diwujudkan bersama, yakni sukses penyelenggaraan, sukses sebagai tuan rumah, dan sukses prestasi.

Untuk mencapai target tersebut, dukungan pemerintah daerah, panitia, peserta, dan seluruh pihak terkait diperlukan. Pemerintah Kabupaten Kapuas telah memberikan dukungan untuk penyelenggaraan kegiatan, sementara panitia diharapkan memastikan para peserta dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah memperoleh pelayanan yang baik selama mengikuti festival.

Adapun target prestasi bergantung pada kesiapan peserta menghadapi kompetisi. Suwarno menilai, kerja keras selama latihan perlu disertai kesungguhan, keyakinan terhadap kemampuan diri, dan kesiapan mental.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menyiapkan dukungan anggaran untuk keberangkatan ke tingkat nasional. Peluang tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta untuk memberikan penampilan terbaik sejak kompetisi tingkat provinsi.

“Kepada anak-anakku sekalian, tunjukkan prestasi kalian. Kalau kita bisa mempertahankan prestasi di tingkat nasional, mengapa di tingkat kabupaten kita harus melepasnya? Karena itu, tampilkan yang terbaik dan tunjukkan bahwa kafilah Kabupaten Kapuas mampu berprestasi,” tuturnya.

Bagi Kapuas, mempertahankan gelar juara umum menjadi salah satu sasaran penting dalam festival tahun ini. Namun, Suwarno mengingatkan bahwa pencapaian tersebut harus ditopang oleh persiapan yang matang dan kerja sama semua pihak.

Ia berharap para peserta tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menjaga nama baik daerah melalui penampilan seni qasidah yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan budaya Islami.

Pelepasan kafilah itu pun menjadi penanda dimulainya perjuangan Kapuas dalam FSQ XII. Dengan bekal latihan, dukungan pemerintah daerah, dan doa masyarakat, para peserta diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membuka jalan untuk kembali bersaing di tingkat nasional. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *