News

Kecelakaan Tragis di Bukit Akap Seruyan Tengah, 3 Tewas dan 2 Kritis, Video Beredar Luas

×

Kecelakaan Tragis di Bukit Akap Seruyan Tengah, 3 Tewas dan 2 Kritis, Video Beredar Luas

Sebarkan artikel ini
Foto Korban Kecelakaan sat dibantu warga yang terjadi di kawasan Bukit Akap/Badung, Desa Gantung Pengayuh, Kecamatan Seruyan Tengah. (Screnshot/ist)

Kuala Pembuang, Nusaborneo.com – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di kawasan Bukit Akap/Badung, Desa Gantung Pengayuh, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Minggu sore (12/04/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka kritis.

Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah video kejadian beredar luas di berbagai platform media sosial, termasuk grup WhatsApp.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sebuah mobil yang mengangkut lima orang penumpang. Kendaraan tersebut diduga tidak mampu menanjak saat melintasi jalan dengan kondisi tidak rata dan memiliki kemiringan cukup curam.

Akibatnya, mobil mengalami kecelakaan yang berujung pada jatuhnya korban jiwa. Dari lima penumpang, tiga orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya dalam kondisi kritis dan telah mendapatkan penanganan medis.

Warga setempat menyebutkan bahwa seluruh korban merupakan satu keluarga yang berasal dari Desa Derawa, Kecamatan Seruyan Tengah. Informasi awal juga mengungkapkan bahwa di antara korban meninggal terdapat pasangan suami istri.

Seorang warga bernama Marplin Linsia Kolin turut menyampaikan keprihatinannya dan berharap kejadian ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya terkait kondisi infrastruktur jalan di lokasi tersebut.

Menurut warga, jalan di kawasan Bukit Akap/Badung dikenal memiliki permukaan yang tidak rata serta tanjakan ekstrem, sehingga berisiko tinggi bagi pengendara, terlebih bagi kendaraan dengan muatan penuh.

Masyarakat pun mendesak adanya perbaikan jalan guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa di masa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun identitas para korban. (Red*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *