Muara Teweh, Nusaborneo.com – Pemanfaatan teknologi smartboard di SMP Negeri 2 Muara Teweh dinilai membawa perubahan nyata dalam kualitas proses belajar mengajar. Kepala SMPN 2 Muara Teweh, Hanil, S.Pd., M.Pd., menyebut papan pintar tersebut mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan kondusif bagi siswa.
Hal itu disampaikan Hanil saat mendampingi kunjungan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty Rusli, yang meninjau langsung aktivitas pembelajaran berbasis smartboard di sekolah tersebut, Rabu (21/1/2026).
Menurut Hanil, sejak penggunaan smartboard diterapkan, terjadi peningkatan fokus dan partisipasi siswa di dalam kelas. Materi pelajaran dapat disajikan secara visual dan interaktif, sehingga siswa lebih mudah memahami dan tidak cepat merasa jenuh.
“Pembelajaran menjadi lebih hidup. Anak-anak terlihat antusias, fokus, dan jauh lebih aktif dibandingkan metode pembelajaran manual,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran smartboard juga mendorong pola pembelajaran dua arah antara guru dan siswa. Guru tidak lagi menjadi satu-satunya pusat pembelajaran, melainkan berperan sebagai fasilitator yang membuka ruang kreativitas dan keaktifan siswa.
“Guru menyiapkan sarana dan arahan, sementara siswa didorong untuk berani bertanya, mencoba, dan terlibat langsung. Dengan begitu, proses belajar benar-benar berjalan optimal,” tegasnya.
Dukungan terhadap penerapan teknologi pembelajaran tersebut juga datang dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati. Ia menyampaikan bahwa penggunaan smartboard sejalan dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan daerah di era digital.
“Transformasi pembelajaran melalui teknologi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Smartboard menjadi salah satu media yang mampu merangsang kreativitas dan daya pikir siswa,” kata Syahmiluddin.
Ia menegaskan, Dinas Pendidikan akan terus mendorong sekolah-sekolah di Barito Utara agar beradaptasi dengan perkembangan teknologi, disertai peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta pemenuhan sarana dan prasarana pendukung.
“Dengan sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan DPRD, kami berharap kualitas pendidikan di Barito Utara terus meningkat dan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya. (red)













