NewsPemprov Kalteng

Kodam XXII/TB Siagakan Personel 24 Jam Antisipasi Karhutla di Kalteng

×

Kodam XXII/TB Siagakan Personel 24 Jam Antisipasi Karhutla di Kalteng

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Majen TNI Zainul Arifin mendampingi Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (11/9/2026).

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Kodam XXII/Tambun Bungai (TB) bersama Pemerintah Daerah terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Langkah tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Evaluasi Satgas Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI Letjen TNI Suharyanto, bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di Pos Lapangan Karhutla Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin, yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan, Kodam XXII/TB telah mengerahkan personel di sejumlah lokasi untuk memperkuat pemantauan dan penanganan karhutla.

Personel juga ditempatkan di sejumlah pos siaga yang beroperasi selama 24 jam. Pos tersebut difungsikan untuk memantau perkembangan situasi sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan titik kebakaran.

“Kesiapsiagaan ini terutama diarahkan pada wilayah-wilayah yang dinilai vital,” ujar Pangdam dalam rapat evaluasi tersebut.

Menurut dia, langkah antisipasi diperlukan agar kebakaran yang muncul dapat segera ditangani sebelum meluas. Terlebih, karhutla berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan akses transportasi.

Gangguan tersebut tidak hanya dapat terjadi pada jalur darat, tetapi juga berdampak terhadap aktivitas penerbangan apabila asap akibat kebakaran menurunkan jarak pandang.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan bahwa dukungan peralatan dari Presiden yang telah didistribusikan ke sejumlah lokasi turut membantu proses pemadaman dan penanganan karhutla di lapangan.

Kodam XXII/TB, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta unsur terkait lainnya untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Sinergi antarlembaga dinilai penting untuk menghadapi berbagai kendala di lapangan sekaligus memastikan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *