Kuala Kurun, Nusaborneo.com – Senyum haru dan rasa syukur menyelimuti Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 54 Kuala Kurun, Selasa (10/3/2026). Di tempat itu, harapan baru tumbuh bagi masyarakat kurang mampu saat bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) diserahkan langsung oleh Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong.
Bantuan yang disalurkan melalui Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjangkau kelompok masyarakat paling rentan.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat. Ia menilai, kehadiran program ATENSI bukan sekadar bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian negara dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dari pembangunan.
“Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi tentang kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Program ATENSI di Gunung Mas menyasar berbagai kelompok rentan, mulai dari keluarga siswa Sekolah Rakyat, penyandang disabilitas, anak-anak, hingga lansia. Sebanyak 89 orang tua siswa menerima dukungan pemberdayaan ekonomi berupa bantuan kewirausahaan dan kebutuhan dasar. Selain itu, paket bantuan juga diberikan kepada 16 lansia, 96 penyandang disabilitas, serta 41 anak.
Bagi banyak penerima, bantuan ini bukan hanya meringankan beban, tetapi juga menjadi titik awal untuk bangkit. Dukungan ekonomi yang diberikan diharapkan mampu mendorong kemandirian keluarga, terutama bagi orang tua siswa yang tengah berjuang menyekolahkan anak-anak mereka.
Bupati menegaskan bahwa pendekatan program ini menyentuh dua sisi sekaligus: pendidikan anak dan penguatan ekonomi keluarga. Menurutnya, upaya tersebut menjadi kunci dalam memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
“Anaknya kita fasilitasi pendidikan, orang tuanya kita dorong agar mandiri. Ini langkah bersama untuk masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kabupaten Gunung Mas yang telah berperan aktif dalam memastikan program berjalan lancar dan tepat sasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sentra Terpadu, Wahyu Dewanto, Ketua TP PKK Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong, Kepala Dinas Sosial Gunung Mas, Sugiarto, Pelaksana Tugas Camat Kurun, Berjoaldi, serta Kepala Sekolah SRT 54, Ina Marita.
Di balik angka-angka bantuan, tersimpan cerita tentang harapan yang kembali menyala. Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa ketika pemerintah hadir dengan hati, bantuan tak hanya mengubah kondisi, tetapi juga menguatkan masa depan. (red/tim)













