Pangkalan Bun,Nusaborneo.com – Masuknya pertambangan di wilayah desa kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat memberikan dampak yang signifikan terhadap lingkungan terutama di desa kubu itu sendiri.
Salah satu warga sebut saja SP mengatakan dampak yang ditimbulkan dari adanya pertambangan tentunya dapat dilihat dari berbagai sudut Padang tentu yang baik sudah pasti terhadap masyarakat tetapi dampak buruk tentu yang harus diperhatikan oleh seluruh elemen terutama pemerintahan.
“ kalau dampak baik sudah pastilah ada, namun dampak buruk bisa lihat sendiri kelokasi -lokasi tambang yang ada di wilayah Desa Kubu ini,” ucapnya
Selain bekas galian yang hanya ditinggalkan dengan lobang yang lebar dan dalam, akan tetapi pengalian pasir ini bahkan sudah menyerempet badan jalan yang di gunakan untuk keluar masuk kebun masyarakat yang juga ada di daerah pertambangan.
“ bayangkan saja jalan yang biasa digunakan masyarakat untuk ke kebun dilalui oleh truck – truck penyakit pasir dengan beban yang begitu hasilnya jalan jadi rusak seperti dijalan Natai tiwadak” ungkapnya
Sementara itu ditempat berbeda YD mengungkapkan ada beberapa perusahaan bahkan oknum masyarakat sendiri ikutan melakukan penambangan bahkan selama ini terkesan adanya pembiaran oleh pemerintah daerah maupun penengak hukum yang ada di daerah Kotawaringin Barat ini.
“ Kami menduka telah menjadi pembiaran terhadap pertambangan yang ada di Desa kami ini, dugaan kami tidak semua perusahaan yang melakukan kegiatan memiliki ijin yang lengkap, apalagi oknum masyarakat tentu tidak memiliki ijin sama sekali,” katanya
Menurutnya, apa bedanya perusahaan yang memiliki ijin ikut atau menerima bahan dari masyarakat yang notab bonenya tidak memiliki ijin, baik yang menjual maupun pembeli sama salahnya.
Baik SP maupun YD berharap kepada pemerintah daerah bisa mengambil langkah – langkah untuk melakukan penertiban sekaligus mengecek langsung ijin – ijin yang mereka miliki, karena kemungkinan dan diduga melakukan penambangan diluar ijin karena lahan APL di daerah pertambangan memiliki luas hanya beberapa hektar sedangkan perusahaan yang ada cukup banyak.(gs)













