News

Milad ke-109, ‘Aisyiyah Kalteng Perkuat Kiprah Dakwah dan Pelayanan Sosial

×

Milad ke-109, ‘Aisyiyah Kalteng Perkuat Kiprah Dakwah dan Pelayanan Sosial

Sebarkan artikel ini
Resepsi Milad ke-109 'Aisyiyah di Aula Kampus III Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Sabtu (16/5/2026). (ist)

Palangka Raya, Nusaborneo.com – Peringatan Milad ke-109 ‘Aisyiyah menjadi momentum bagi Pimpinan Wilayah‘Aisyiyah Kalimantan Tengah (PWA Kalteng) untuk memperkuat peran organisasi dalam dakwah kemanusiaan dan pelayanan sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Kegiatan resepsi Milad yang digelar di Aula Kampus III Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Sabtu (16/5/2026), berlangsung penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”.

Ketua PWA Kalteng, Dr. Sanawiah, menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi refleksi atas berbagai persoalan sosial yang terjadi saat ini, mulai dari krisis moral, ketimpangan sosial, hingga tantangan kemanusiaan yang semakin kompleks.

“‘Aisyiyah ingin terus hadir bukan hanya melalui dakwah lisan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, selama lebih dari satu abad berdiri, ‘Aisyiyah terus berkembang sebagai organisasi perempuan Islam berkemajuan yang bergerak di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, hingga pemberdayaan perempuan.

Di Kalimantan Tengah sendiri, jaringan organisasi telah tersebar melalui 13 pimpinan daerah, 43 cabang, dan 16 ranting yang aktif menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat.

Pada sektor pendidikan, ‘Aisyiyah Kalteng mengelola sejumlah lembaga pendidikan mulai dari PAUD, sekolah dasar, PKBM, hingga Sekolah Lansia Mentari ‘Aisyiyah Palangka Raya.

Sementara di bidang dakwah, organisasi tersebut aktif melaksanakan pembinaan mualaf, pelatihan mubalighat, pengajian rutin, serta pengembangan dakwah digital melalui media sosial.

Program kaderisasi juga terus diperkuat melalui kegiatan Baitul Arqam, Aisyiyah Cadre Camp, dan pelatihan Training of Trainer guna mencetak kader perempuan yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Tidak hanya itu, bidang kesehatan menjadi salah satu fokus gerakan dengan pengembangan Klinik Pratama ‘Aisyiyah, edukasi kesehatan reproduksi perempuan, deteksi dini kanker serviks, hingga program penyediaan akses air bersih.

Dalam bidang sosial dan kemanusiaan, ‘Aisyiyah Kalteng juga menjalankan layanan konsultasi keluarga, santunan sosial, pendampingan lansia, serta bantuan bagi korban bencana.

Sedangkan di bidang ekonomi, organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut aktif mendorong penguatan UMKM perempuan melalui pelatihan usaha, sertifikasi halal, pengembangan koperasi, dan program ketahanan pangan keluarga.

Sanawiah mengakui, perjalanan organisasi masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti luasnya wilayah Kalimantan Tengah, keterbatasan sumber daya manusia, serta kebutuhan penguatan digitalisasi organisasi.

Meski demikian, ia optimistis semangat Milad ke-109 dapat menjadi energi baru untuk memperkuat konsolidasi dan memperluas manfaat gerakan ‘Aisyiyah bagi masyarakat.

“Milad ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan gerakan agar ‘Aisyiyah semakin mampu menjawab kebutuhan umat dan masyarakat,” katanya.

Resepsi Milad ke-109 turut dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, tokoh perempuan, kader organisasi, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Melalui peringatan tersebut, ‘Aisyiyah Kalteng berharap seluruh kader terus menjaga semangat dakwah kemanusiaan dan memperkuat kontribusi organisasi dalam membangun masyarakat yang lebih maju, berdaya, dan berkeadilan. (shah/ahaf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *