Palangka Raya, Nusaborneo.com – Operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia bernama Endang Suarman (78) yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, resmi dihentikan pada hari ketujuh, Selasa (12/5/2026).
Keputusan penghentian operasi diambil setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian intensif selama sepekan namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Anak Agung Alit Ketut Supartana, mengatakan seluruh prosedur pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai standar operasi pencarian dan pertolongan.
“Selama tujuh hari, tim gabungan telah menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur korban. Namun hingga operasi hari terakhir, korban belum berhasil ditemukan,” katanya.
Diketahui, korban dilaporkan hilang sejak Selasa (5/5/2026). Saat itu korban berpamitan kepada keluarga untuk pergi mencari kayu di kawasan hutan dan tidak kembali hingga malam hari.
Tim SAR kemudian melakukan pencarian dengan membagi sejumlah regu untuk menyisir area hutan, termasuk jalur-jalur yang biasa dilalui warga setempat. Medan yang cukup berat dan kawasan hutan yang luas menjadi tantangan tersendiri selama operasi berlangsung.
Koordinator Lapangan, Heru Kristianto, menjelaskan pencarian dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.
“Area pencarian cukup menantang karena kondisi hutan dan jalur yang tidak mudah dilalui. Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya maksimal selama operasi berlangsung,” ujarnya.
Penghentian operasi SAR dilakukan berdasarkan evaluasi bersama serta mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
Meski operasi resmi ditutup, pihak SAR memastikan pemantauan tetap dilakukan bersama masyarakat dan aparat setempat. Operasi pencarian dapat kembali dibuka apabila ditemukan petunjuk baru terkait keberadaan korban.
Operasi ini melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya bersama personel Brimob Polda Kalimantan Tengah, Polsek Bukit Batu, Koramil 1016-02/Bukit Batu, BPBD Kota Palangka Raya, relawan, serta warga sekitar.
Seluruh unsur yang terlibat kini telah dikembalikan ke satuan masing-masing setelah operasi dinyatakan selesai. (red/am)













