Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan momentum satu tahun berdirinya Kodam menjadi kesempatan untuk mengevaluasi perjalanan pengabdian sekaligus memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).
Dalam amanatnya, Zainul mengapresiasi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai yang dinilai telah menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai di manapun berada dan bertugas atas profesionalisme serta integritas yang telah ditunjukkan dalam mengawal kedaulatan serta menjaga kestabilan keamanan demi ketenteraman masyarakat,” kata Zainul.
Menurutnya, berbagai tugas yang telah dijalankan Kodam selama setahun tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta masyarakat.
Zainul pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Forkopimda Kalteng dan Kalsel atas sinergi yang telah terjalin.
“Keberhasilan tugas-tugas Kodam XXII/Tambun Bungai selama ini tentu saja tidak dicapai secara optimal tanpa adanya dukungan dan kerja sama yang erat dari seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Dia menyebut sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah, mulai dari penanganan bencana alam, pengamanan wilayah hingga mendukung program nasional yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Zainul meminta prajurit Kodam XXII/Tambun Bungai tidak cepat berpuas diri. Dia mendorong seluruh personel terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam menghadapi perkembangan situasi.
“Menghadapi dinamika tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks dan sarat dengan ketidakpastian, saya menekankan kepada seluruh prajurit Kodam XXII/Tambun Bungai agar jangan pernah berpuas diri. Kita harus terus mengasah kemampuan, meningkatkan kesiapan operasional, serta tanggap terhadap perkembangan teknologi dan situasi sosial di wilayah tugas masing-masing,” tegasnya.
Zainul juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, kejaksaan, serta seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kolaborasi diperlukan untuk menjaga kondusivitas sekaligus mengawal pembangunan daerah.
“Melalui hari ulang tahun ini, marilah kita jadikan momen ulang tahun ini untuk membulatkan tekad, menyamakan persepsi, merapatkan barisan dalam melanjutkan pengabdian terbaik kita,” katanya.
“Melalui semangat persatuan, mari kita bersama-sama bahu-membahu dengan Forkopimda, Pak Gubernur, Polda, Kejati, dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas serta mengawal kemajuan daerah demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sambungnya.
Peringatan satu tahun Kodam XXII/Tambun Bungai juga diwarnai sejumlah atraksi prajurit. Pertunjukan tersebut digelar pada puncak rangkaian kegiatan dan disaksikan para undangan serta masyarakat.
Sejumlah atraksi yang ditampilkan antara lain tarian, pencak silat hingga aksi terjun payung. Penampilan tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan hari jadi Kodam XXII/Tambun Bungai.
Menutup amanatnya, Zainul mengingatkan seluruh jajaran Kodam untuk menjadikan motto Mamut Menteng Isen Mulang sebagai semangat dalam menjalankan pengabdian.
“Jadikan motto kita: Mamut Menteng Isen Mulang, yaitu kesatria yang gagah berani dan pantang menyerah. Kesatria pembela kebenaran, kesatria pembela keadilan, kesatria pembela masyarakat yang lemah. Pantang mundur sebelum masyarakat sejahtera, pantang mundur sebelum stabilitas terjaga,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin turut berfoto bersama Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, serta unsur Forkopimda Kalteng dan Kalsel.













