News

Sindikat Pecah Kaca Beraksi diKawasan Rujab, Tiga Mobil Tamu Undangan Jadi Sasaran Pencurian

×

Sindikat Pecah Kaca Beraksi diKawasan Rujab, Tiga Mobil Tamu Undangan Jadi Sasaran Pencurian

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan Polresta Palangka Raya melakukan olah tempat kejadian perkara pada kendaraan korban pecah kaca yang dipimpin oleh Ipda Muhammad Abrar dan Iptu Helmi Hamdanie. (ist)
Palangka Raya, Nusaborneo.com – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Kali ini, komplotan pelaku nekat menyasar kendaraan yang terparkir di kawasan Ring Satu pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (10/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut terjadi di sekitar area Istana Isen Mulang dan Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur, tepatnya di sepanjang Jalan Katamso dan Jalan DI Panjaitan. Sedikitnya empat unit mobil milik tamu undangan dilaporkan menjadi korban dalam aksi tersebut.

Kejadian itu berlangsung saat para pemilik kendaraan tengah mengikuti agenda silaturahmi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Para korban baru menyadari mobil mereka telah dibobol setelah acara selesai dan peserta mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.

Salah satu korban, Alex, mengatakan dirinya memarkirkan mobil Toyota Rush putih miliknya sekitar pukul 08.30 WIB sebelum mengikuti kegiatan di Rumah Jabatan Gubernur.

Namun setelah acara berakhir, ia diberi tahu oleh warga bahwa kaca samping mobilnya telah pecah dan sejumlah barang di dalam kendaraan hilang.

“Saya parkir sejak pagi. Setelah acara selesai, ada yang memberi tahu kalau kaca mobil saya sudah pecah. Laptop yang ada di dalam tas sudah tidak ada lagi,” ujarnya.

Korban lainnya, Aston Pakpahan, juga mengalami kejadian serupa pada mobil Honda Brio hitam miliknya. Kaca pintu penumpang depan kendaraan tersebut ditemukan dalam kondisi pecah.

Meski demikian, ia masih beruntung karena barang berharganya tidak sempat dibawa pelaku.

“Kaca sudah pecah, dan tas saya sudah dibuka. Laptopnya masih ada, mungkin pelaku terburu-buru,” ungkapnya.

Dari data sementara yang dihimpun di lapangan, sedikitnya empat kendaraan menjadi sasaran komplotan tersebut. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, termasuk kehilangan satu unit laptop dari salah satu kendaraan korban.

Menanggapi kejadian ini, aparat kepolisian dari Polresta Palangka Raya segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan. Personel gabungan dari Sat Samapta, Tim Jatanras, Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya serta Polsek Pahandut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Tim Inafis juga melakukan pemeriksaan sidik jari pada bagian kendaraan korban guna mencari petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku. Selain itu, polisi turut mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku yang berani beraksi di kawasan strategis pusat pemerintahan tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan yang diparkir di tempat umum, guna menghindari tindak kejahatan serupa. (red/jn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *