Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Sebanyak 8 ekor ternak babi milik warga Desa Tumbang Manyarung mati mendadak. Tak hanya babi, puluhan ekor ternak ayam juga mengalami hal yang sama, mati tanpa diketahui penyebabnya.
Seperti yang dikatakan Ade M Kepala Desa Tumbang Tihis Kecamatan Mandau Telawang, saat dihubungi media ini, Sabtu (3/2), melalui sambungan telepon menerangkan, akibat kejadian ini setidaknya ada sekitar 8 ekor hewan ternak babi warganya mati mendadak.
“Benar pak, hanya berselang dua hari saja babi piaraan warga kami mati mendadak didalam kandang, dan kejadian ini sudah saya laporkan ke petugas PPL Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas” Katanya.
Lebih lanjut masih menurut Ade, bahwasanya gejala awal yang dilihat nabi-nabi tersebut sebelum mati sehari sebelumnya mengalami seperti batuk-batuk dan setelah mati pada tuhuhnya terlihat tanda bercak-bercak merah, sedangkan mulut berbusa.
“Untuk itu dirinya sangat berharap kepada Dinas terkait dapat segera mengecek atas matinya hewan piaraan babi mereka ini, agar ternak yang masih hidup dan dipelihara dan yang pasti warga tidak merasa resah,” tutup Kades.(hp)













