Kuala Kapuas, Nusaborneo.com – Pembinaan generasi muda dan menjaga kerukunan antarumat beragama menjadi pesan penting dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Daerah Agama Hindu Kaharingan (MD-AHK) dan Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Kapuas Tahun 2026.
Wakil Bupati Kapuas Dodo mengajak seluruh pengurus lembaga keagamaan Hindu Kaharingan untuk tidak sekadar menyusun program kerja, tetapi juga memastikan setiap kegiatan memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Dodo saat membuka Raker MD-AHK dan LPT-IK mewakili Bupati Kapuas HM Wiyatno di Balai Basarah Agama Hindu Kaharingan, Jalan Melati, Kuala Kapuas, Kamis (5/11/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati Kapuas yang dibacakannya, Dodo menekankan pentingnya pembinaan umat, terutama generasi muda. Menurutnya, kecintaan terhadap seni dan tradisi keagamaan perlu terus ditanamkan agar nilai-nilai luhur Hindu Kaharingan tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dia berharap generasi muda Hindu Kaharingan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, cerdas, serta memiliki ketangguhan dalam menghadapi perkembangan zaman.
“Pembinaan umat dan generasi muda harus terus diperkuat. Kita ingin generasi penerus memiliki kecintaan terhadap seni keagamaan sekaligus tumbuh dengan karakter yang baik,” ujar Dodo.
Selain pembinaan umat, Dodo meminta pengurus MD-AHK dan LPT-IK menyusun program kerja yang realistis dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Program organisasi diharapkan tidak hanya berjalan di tingkat kabupaten, tetapi juga dirasakan hingga kecamatan dan desa.
Dia juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah agar program pembinaan keagamaan dapat berjalan selaras dengan pembangunan daerah.
Tak kalah penting, Dodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Kapuas.
“Marilah kita merawat kerukunan intern maupun antarumat beragama di Kabupaten Kapuas dengan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai falsafah Huma Betang demi mewujudkan masyarakat yang harmonis, aman, dan sejahtera,” tuturnya.
Dukungan terhadap penguatan kelembagaan Hindu Kaharingan juga disampaikan Ketua Umum Majelis Besar Agama Hindu Kaharingan (MB-AHK) Pusat Palangka Raya Drs Walter S Penyang dan Ketua LPT-IK Pusat Palangka Raya Parada LKDR, S.Ag., M.Si.
Keduanya mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas terhadap pembinaan umat Hindu Kaharingan. Mereka juga mendorong penguatan tradisi persembahyangan atau basarah sebagai bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai keagamaan.
Selain itu, kesiapan kontingen Kabupaten Kapuas untuk menghadapi Festival Tandak Intan Kaharingan (FTIK) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2027 di Palangka Raya turut menjadi perhatian.
Raker tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat Penyang Hinje Simpei Kita Tingkatkan Kualitas Kelembagaan Hindu Kaharingan”. Sebanyak 93 peserta dari perwakilan pengurus kecamatan dan majelis kelompok se-Kabupaten Kapuas mengikuti kegiatan tersebut.
Pelaksanaan agenda dibagi dalam dua tahapan, yakni Raker MD-AHK pada 4-6 November 2026 dan Raker LPT-IK pada 6-8 November 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MD-AHK Kabupaten Kapuas Sulatin, S.Pd., Ketua LPT-IK Kabupaten Kapuas Untung, S.Pd., MA, perwakilan Kementerian Agama Kapuas, pengurus PHDI, DAD, FKUB, Damang Kepala Adat Kecamatan Selat, serta jajaran pengurus lembaga keagamaan Hindu Kaharingan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Melalui rapat kerja ini, diharapkan lahir program-program yang tidak hanya memperkuat kelembagaan, tetapi juga menjaga keberlangsungan tradisi, meningkatkan pembinaan generasi muda, dan mempererat kerukunan masyarakat di Kabupaten Kapuas. (red/hp)













