Palangka Raya, Nusaborneo.com – Polisi terus mengembangkan penyidikan kasus penyerangan terhadap personel kepolisian saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kelemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Hingga kini, lima orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam perkembangan terbaru, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengungkapkan bahwa salah satu anggota yang menjadi korban, Ipda Sumariyanto, ternyata mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan.
“Kalau Ipda Sumariyanto ada luka tembak di bagian perut kanan,” kata Dodik saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).
Dodik mengatakan, berdasarkan pengakuan salah seorang tersangka, peristiwa penembakan terhadap Ipda Sumariyanto terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Katingan.
“Di daerah DAS,” ujarnya singkat.
Meski demikian, penyidik masih mendalami keterangan tersebut untuk mengungkap kronologi lengkap penyerangan, termasuk memastikan peran masing-masing pelaku dalam insiden yang menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan.
Sejauh ini, polisi telah menetapkan lima tersangka yang masing-masing berinisial S, R, N, Y, dan L. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan intensif.
“Total tersangka yang sudah diamankan sebanyak lima orang, yakni berinisial S, R, N, Y, dan L,” jelas Dodik.
Polisi juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Aparat memastikan proses penyidikan akan dilakukan hingga seluruh pelaku beserta perannya terungkap.
Sebelumnya, pada Rabu (8/7), tim gabungan lebih dulu menangkap dua terduga pelaku berinisial Y dan L di wilayah Kabupaten Katingan. Seiring penyidikan berjalan, jumlah tersangka bertambah menjadi lima orang. (red*)













