Palangka Raya, Nusaborneo.com – Ancaman maut nyaris merenggut keselamatan seorang balita di Kota Palangka Raya. Seekor King Cobra raksasa sepanjang sekitar 3 meter tiba-tiba muncul di dapur rumah warga Jalan Dulin Kandang, Kelurahan Kereng Bangkirai, Senin (29/12/2025) siang.
Insiden mencekam itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Diduga, pintu dapur rumah milik Senarito dalam keadaan terbuka usai digunakan memasak. Celah tersebut dimanfaatkan ular berbisa paling mematikan di dunia itu untuk masuk tanpa disadari.
Kengerian memuncak ketika balita penghuni rumah melihat keberadaan ular tersebut. Tanpa mengetahui bahaya, anak itu sempat mendekati dan hampir menyentuh tubuh sang raja kobra. Orang tua yang melihat kejadian tersebut langsung bertindak cepat dan menarik sang anak menjauh sebelum hal fatal terjadi.
Ular kemudian melarikan diri dan bersembunyi di bawah kitchen set, membuat situasi semakin genting. Warga pun segera menghubungi Emergency Response Palangka Raya (ERP) Divisi Animal Rescue.
Tim ERP tiba di lokasi sekitar pukul 15.25 WIB. Dipimpin Muhammad Noor Islami, proses evakuasi berlangsung penuh tantangan karena ruang dapur yang sempit serta banyaknya barang rumah tangga.
“Pergerakan kami sangat terbatas, sementara ular ini agresif dan mudah bereaksi,” kata Muhammad Noor Islami.
Setelah berjibaku hampir 20 menit, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi King Cobra tersebut dengan aman. Ular tidak dilukai dan selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari pemukiman.
Kabag Ops ERP, Yustinus Exaudi, mengingatkan warga agar lebih waspada, terutama rumah yang berbatasan langsung dengan lahan kosong atau kawasan hutan, guna mencegah kejadian serupa terulang. (red/jn)













