Palangka Raya, Nusaborneo.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kali ini, satu unit motor milik jemaah Masjid Nurul Islam di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pahandut, raib digasak dua pria tak dikenal saat pemiliknya menjalankan ibadah salat.
Peristiwa tersebut terjadi pada 3 Juni 2026 dan terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area masjid. Dalam rekaman, dua pelaku yang mengenakan masker dan topi terlihat datang ke lokasi dengan gerak-gerik mencurigakan.
Sebelum melancarkan aksinya, kedua pria itu tampak mondar-mandir sambil mengamati situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Untuk memastikan kondisi aman, salah satu pelaku berjaga di luar pagar masjid, sementara rekannya masuk ke area parkir belakang masjid.
Pelaku kemudian merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci T yang telah dipersiapkan. Tidak butuh waktu lama, motor berhasil dihidupkan dan dibawa kabur dari lokasi.
Korban bernama Ahmad baru menyadari motornya hilang setelah selesai melaksanakan salat berjemaah. Saat hendak pulang dan menuju area parkir belakang masjid, ia tidak lagi menemukan kendaraan miliknya.
“Saya mau salat magrib, lalu memarkir motor di belakang masjid. Setelah itu saya berwudhu dan langsung masuk untuk salat berjemaah. Pas selesai salat dan mau pulang, motor sudah tidak ada,” ujar Ahmad, Rabu (10/6/2026) siang.
Menyadari menjadi korban pencurian, Ahmad kemudian mendatangi pos satpam masjid untuk memeriksa rekaman CCTV. Dari rekaman tersebut terlihat jelas aksi dua pelaku saat membawa kabur sepeda motor miliknya.
Kasus pencurian kendaraan bermotor itu kini telah dilaporkan ke Polsek Pahandut. Korban juga telah menyerahkan rekaman CCTV sebagai barang bukti untuk membantu proses penyelidikan.
Ahmad berharap polisi dapat segera mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku agar tidak kembali melakukan aksi serupa yang meresahkan masyarakat.
“Saya berharap pelakunya bisa segera ditangkap dan motor saya bisa ditemukan,” katanya. (red/am)













