News

Emak-emak di Sampit Tertipu Beras Murah, Isi Karung Ternyata Pasir

×

Emak-emak di Sampit Tertipu Beras Murah, Isi Karung Ternyata Pasir

Sebarkan artikel ini
warga di sampit jadi korban penipuan beras murah berisi pasir. (ist)

Sampit, Nusaborneo.com – Dua warga di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menjadi korban penipuan bermodus penjualan beras murah, Senin (8//6/2026). Alih-alih mendapatkan beras sesuai pesanan, keduanya justru menerima karung yang sebagian besar berisi pasir.

Korban diketahui bernama Jamilah, seorang pedagang nasi kuning, dan tetangganya, Jumah. Keduanya tinggal di Gang Gudang Kuning, Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang.

Peristiwa itu bermula ketika seorang pria tak dikenal datang menggunakan sepeda motor dan menawarkan beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasaran. Untuk meyakinkan calon pembeli, pelaku menunjukkan contoh beras yang tampak berkualitas baik.

Tergiur dengan harga yang dinilai lebih hemat, Jamilah dan Jumah kemudian memesan total sekitar 30 kilogram beras. Pelaku lalu meminta meminjam karung dengan alasan akan mengambil beras sesuai jumlah pesanan.

Tak lama kemudian, pria tersebut kembali membawa karung yang diklaim berisi beras. Setelah menerima pembayaran dari korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Kecurigaan baru muncul saat kedua korban hendak menimbang dan membagi beras yang telah dibeli. Saat karung dibuka, mereka mendapati hanya bagian atas yang berisi beras, sementara sebagian besar isi karung ternyata merupakan pasir.

Jamilah mengaku tertarik membeli beras tersebut karena harga yang ditawarkan jauh lebih rendah dibandingkan harga beras di pasaran saat ini. Sebagai pedagang nasi kuning, ia berharap bisa menekan biaya produksi usahanya.

Namun harapan itu berubah menjadi kerugian setelah mengetahui dirinya menjadi korban penipuan. Akibat kejadian tersebut, Jamilah dan Jumah ditaksir mengalami kerugian lebih dari Rp 400 ribu.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap penawaran barang dengan harga yang jauh di bawah harga pasar. Warga juga diimbau memeriksa barang yang dibeli secara teliti sebelum melakukan pembayaran guna menghindari menjadi korban penipuan serupa. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *